“Kondisi lingkungan dan kultur masyarakat perlu menjadi kajian yang konfrehensif sehingga tujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran dalam mensosialisasikan dampak penyakit TBC kepada masyarakat dapat mencapai target sesuai dangan apa yang telah di rencanakan oleh setiap pelaku kesehatan” dikatakan wakil bupati Cianjur dr. H. Suranto, MM., saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Refreshing MDR TB yang berlokasi di BLK Cimacan Kecamatan Cipanas. Acara dihadiri oleh para dokter, perawat, bidan, kader Posyandu dan tamu undangan lainnya.
Dr.H Achmad Hudoyo, Sp. P (K) FCCP selaku narasumber kegiatan Sosialisasi dan Refreshing MDR TB RS Persahabaatan Jakarta mengatakan, sosialisasi dampak penyakit TBC dan tindakan penanggulangan serta pencegahan memang sangat penting khususnya diberikan kepada pelaku kesehatan di setiap daerah, ini langkah strategis untuk menjangkau seluruh lokasi yang memiliki data gejala penyakit TBC agar mampu di tekan secara signifikan. Pemahaman yang menyeluruh mengenai penyebab timbulnya penyakit TBC wajib di pahami dan di mengerti oleh semua pelaku kesehatan untuk kembali disosialisasikan dengan benar agar berdampak pada penurunan angka penderita penyakit TBC khususnya di Kabupaten Cianjur.
Sementara itu wakil bupati mengatakan, PHBS atau perilaku Hiidup Bersih dan Sehat sepatutnya mampu menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kabupaten CIanjur, ini menjadi tanggung jawab bersama terutama Pemerintah, Dinas Terkait dan Seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Cianjur. Selama ini masyarakat maih banyak yang belum memahami dan mengerti bagaimana cara melakukan tidakan pencegahan terhadap gejala berbagai penyakit termasuk penyakit TBC, dengan adanya program Sosialisasi dan Refreshing MDR TB ini diharapkan indeks kesehatan masyarakat dapat meningkat. >> A.sofyan/Deden Trio

