UPAYA Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, setiap tahunnya terus dikemabangkan dengan berbagai macam program yang dananya bersumber dari APBN, APBD I dan APBD II, sehingga diharapkan bermanfaat bagi para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan), baik bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) maupun kucuran dana segar lainnya.
Sehubungan hal tersebut, Media Rakyat mencoba menghubungi Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Anjatan kabupaten Indramayu provinsi Jawa Barat, yang kantornya satu atap dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Anjatan, di Jln. Raya gadel Anjatan Baru, belum lama ini. Namun, sayangnya Kepala UPTD Pertanian Anjatan, M.Soleh, sedang tidak ada diruang kerjanya.
Meskipun begitu, wartawan MR ditemui seorang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kantor BPP Anjatan, Momo, yang memberikan informasi bahwa, di Wilayah UPTD Pertanian Anjatan pada Tahun Anggaran (TA) 2012, ada 3 Poktan yang mendapatkan Subsidi dari APBD I Provinsi Jawa Barat, setiap Poktan mendapatkan Rp 30 juta bagi pengembangan usaha produksi pertaniannya.
Ditemui dilokasi terpisah, Wirjo, Ketua Poktan Sumber Bahagia Desa Wanguk Kecamatan Anjatan, pihaknya mengakui sudah mendapatkan dana bantuan dari APBD I Provinsi Jawa Barat sebanyak Rp 30 juta, yang digunakan untuk membangun gudang padi sebesar Rp 10 juta dan yang dipinjamkan kepada 42 anggota Pokta Rp 20 juta, masing-masing anggota memperoleh Rp 400 ribu atau 1 Kwintal padi Kering Giling (KG).
Kodori, selaku Kuwu Wanguk, sewaktu diminta komentarnya prihal kegiatan Pokta Sumber Bahagia, dia membenarkan keterangan tersebut diatas. “ Memang benar pengurus dan anggota Poktan Sumber Bahagia memanfaatkan dana bantuan yang bersumber dari APBD I Provinsi Jawa Barat TA 2012, sesuai dengan Juknis dan Juklak Dinas Instansi terkait, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para anggotanya,” jelasnya. >> Abdullah/Mukromin

