KEPALA Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, beserta Asisten II Pemkab Natuna Izhar Asfawi, beserta Wakapolres dan Kasat Reskrim, senin 15 april, resmi meninjau lokasi pelaksanaan UN. Dalam kunjungan kali ini, mereka mendatangi Sekolah SMA1 Ranai dan disambut langsung oleh kepala sekolah Hairullah. Sejak ujian dimulai, Hairullah dengan setia berdiri didepan sekolah guna menanti kedatangan rombongan.
Tepat pukul 09.00.wib, rombongan tiba. Sambil bersalaman, Kadisdik Natuna langsung meninjau pelaksanaan UN. Selain itu, Jasman menanyakkan langsung apa keluhan, terkait pelaksanaan hari pertama UN. Hairullah menjawab, untuk hari ini pelaksanaan berjalan aman dan tertib. Namun mereka ada kendala terkait kekurangan soal mate-matika untuk hari ketiga nanti. Hal itu sudah disampaikan kepada Dinas Pendidikan. Kami tinggal menunggu arahan apakah menunggu soal dari pusat atau soal yang ada diphoto copy.
Hairullah juga mengatakan oktimis, siswanya bakal mampu menghadapi UN, dengan hasil sempurna. Alasannya, dari sejumlah tray aut, digelar, baik soal lokal maupun dari luar, termasuk yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, hasilnya memuaskan. UN kali ini jumlah siswa SMA 1, 129 orang, jurusan IPS 68 orang, IPA 60, dan 1 orang mundur dari sekolah sebelum UN.
Ida Susanti, kepala SMA N 2 Ranai saat dikunjungi rombongan mengaku UN berjalan lancer. Kendati demikian ada kekurangan soal ujian untuk hari rabu,. “ sekitar 20 siswa tidak mendapatkan soal. Oleh karena itu mereka telah melaporkan hal ini kepada Dinas pendidikan Natuna.Kita tinggal menunggu arahan, jika diperintahkan di photo copy, akan kita laksanakan, ujar Kepala sekolah itu oktimis.Ia juga tidak tahu apa sebabnya kok bisa soal kurang.Sementara jumlah siswa yang akan menginkuti UN di sini sebanyak 141 siswa, dengan rincian IPA 88 orang, IPS 53 orang.
Kemudian rombongan meninjau UN, di MAN, Ranai, SMK YPMN, dan SMK Kelautan dan Perikanan. Sayangnya, di SMK Kelautan, hanya 22 siswa saja yang mengikuti UN, pada hal bangunan sangat mengah tidak sebanding dengan jumlah siswa.Hal tersebut tidak ditepis Wan Driady. Memang banyak yang mundur sebelum tamat ungkapnya. Oleh karena itu, tahun ajaran baru ada wacana memberi 2 pilihan, mau tinggal di asrama atau dirumah masing-masing tandasnya.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jasman Harun, ketika dikonfirmasi usai meninjau UN, di Ranai, mengatakan, untuk hari pertama UN, tidak ada keluhan baik dari guru maupun murid artinya UN berjalan lancer. Namun hari ketiga nanti, ada berbagai keluhan terkait kekurangan soal ujian. Kami sudah dapat laporan, pihaknya sudah menyurati Disdik Provinsi dan Pusat.
Dalam kesempatan itu, Tampak hadir terlebih dulu, anggota komisi I DPRD Natuna Hj, Daeng Ngesti Suprapti. Kedatangan anggota Komisi I itu, untuk meninjau langsung pelaksanaan UN di seluruh SMA di Bunguran Timur. >> Roy

