Cianjur, (MR)
Kampung Bojongsari merupakan satu dari 39 kampung yang ada di Desa Campakamulya, dengan memiliki 87 jiwa, dominasi penduduknya berprofesi sebagai petani dan sebagian besar tanah yang ada di kampung itu daratan dan juga pesawahan.
Para petani Campakamulya kini mulai berbenah lahan guna memulai masa tanam padi. Didampingi Dinas Pertanian, puluhan petani asal kampung bojongsari Desa Campakamulya, Kec. Campakamulya, Kab. Cianjur mulai menanam padi dengan sistem jajaran legowo.
Kepala Balai Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPBTPH) Kecamatan campakamulya, amin mansur mengatakan, perubahan sistem tanam padi jajaran legowo, diharapkan hasilnya nanti akan jauh lebih beruntung dibanding dengan sistem tanam seperti biasa. Untuk itu mulai hari ini semua petani yang ada di kampung Bojongsari akan mulai mencoba menanam padi dengan sistem jalur legowo. Sistem tanam jajaran legowo adalah cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan tanaman. Kemudian diselingi oleh 1 baris kosong di mana jarak tanam pada barisan pinggir setengah kali jarak tanaman pada baris tengah, serta jarak tanam 20×20 cm, dengan menggunakan sistem ini, diharapkan hasil panen bisa mencapai 4,5 ton sampai 5,3 ton per hektar sekali panen, atau meningkat sampai 33%. Ketika sistem tanam padi jajaran legowo ini di coba, maka selain produktivitas lahan akan meningkat juga keuntungan hasil taninya akan jauh lebih banyak, selain itu menanam padi dengan sistem jajar legowo ini akan memudahkan petani untuk mengawasi dari serangan hama tikus. >>EndangSoleh
