Ternyata Ini, Dugaan Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Desa Gunung Sari

Pemalang Jateng, [MR] – Kehidupan masyarakat kecil di beberapa wilayah Kabupaten Pemalang terasa teramat berat. Mereka merasakan biaya hidup kini semakin hari semakin meningkat, mengingat juga semakin mendekati suasana bulan suci ramadhan dan idul fitri. Hal ini, seperti yang dikeluhkan oleh beberapa warga Desa Gunung Sari Kecamatan Pulosari, beberapa waktu yang lalu.
Hasil penelusuran Media Rakyat di lapangan, saat konfirmasi dengan pihak pangkalan gas LPG 3 Kg di Desa Gunung Sari, didapatkan keterangan yang cukup mencengangkan. Bahwa, hanya ada satu pangkalan, dan sudah lama ternyata tidak dikirim lagi oleh pihak agen. Dalam keterangannya, Tamso selaku pangkalan membeberkan terkait dugaan kelangkaan LPG di Desa Gunung Sari.
“Saya sangat berharap pemerintah bisa peduli dengan adanya pemberitaan yang kemarin sudah muncul. Dan kelangkaan [LPG 3 Kg] dilingkungan wilayah Gunung Sari, Jurangmangu dan Gambuhan,” Paparnya.
Kemudian, Tamso melanjutkan, bahwa dia menduga kelangkaan gas LPG 3 Kg itu dikarenakan pasokan yang kurang dari pihak agen. “Awalnya kita sich memang mulai konsentrasi ada pos kita mengikuti pangkalan….., terus berjalannya waktu sampai kemarin,” Tandasnya.
Lebih lanjut, kata Tamso, sudah sejak hampir setahun tidak di antarkan gas LPG 3 Kg lagi oleh pihak agen PT.PKB tanpa kejelasan, yang menurut Tamso berlokasi di sekitar Kecamatan Ampelgading. Sebelumnya, masih menurut Tamso, bahwa pangkalannya waktu itu didroping hingga sekitar 4500 tabung untuk satu bulannya.
Sementara itu, pihak Diskoperindag [Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan] Kabupaten Pemalang, Hepi Priyanto selaku kepala dinas melalui Tiyas kasi [Kepala Seksi] perdagangan memberikan penjelasannya kepada wartawan, terkait kelangkaan LPG 3 Kg di Desa Gunung Sari.
“Kita kan hanya sebatas pengawasan, jadi kita mengawasi sistem di lapangan ke agen dan ke pangkalan,” Jawab Budi yang saat itu diminta Tiyas untuk mendampingi dan menjawab beberapa pertanyaan dari awak media, diruang kerjanya.
Lebih lanjut Tiyas dan Budi menjelaskan, untuk acuan droping gas LPG 3 Kg itu seharusnya melihat jumlah KK [Kepala Keluarga] pada satu Desa.
Dan perlu untuk diketahui, jumlah KK [Kepala Keluarga] di Desa Gunung Sari terkini adalah 1373 [seribu tiga ratus tujuh puluh tiga]. “Jumlahnya 1373 KK, sekarang,” Jawab Wanito selaku sekretaris desa, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. [SatriyoAdie]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.