Prabumulih, (MR)
Pembangunan sejumlah taman oleh Pemerintah Kota Prabumulih yang sejatinya bertujuan untuk mempercantik dan memperindah Kota Nanas ini, namun disayangkan karena sejumlah taman yang dibangun itu, beberapa diantaranya mulai terbengkalai. Bahkan jarang tersentuh perawatan.
Seperti yang terpantau di taman simpang empat bawah kemang yang mulai ditumbuhi oleh rumput liar. Bahkan, pot bunga yang terdapat di dalam taman sama sekali tidak ada bunga sebagai penghias taman tersebut.
Terkait hal itu Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP), Toni Syalfriansyah SH saat dikonfirmasi mengatakan jika setelah dibangun taman yang terdapat tulisan Prabumulih Jaya tersebut sampai sekarang belum di serahkan ke DKPP, “Taman itu belum diserahkan kepada kita, siapa leding sektornya kita juga kuran tahu. Tapi untuk masalah kebersihannya karena itu merupakan salah satu fasilitas umum maka nanti akan kita bersihkan,” ungkapnya.
Toni menuturkan, lantaran belum adanya kejelasan terhadap tanggungjawab pemeliharaan taman tersebut, pihaknya tidak dapat berbuat banyak, “Kalau untuk bersih-bersih saja nanti akan kita turunkan tim.
Namun untuk pemeliharannya kita belum bisa karena belum diserahkaterimakan sehingga untuk dananya pun belum teranggarkan. Kalau sudah diserahkan kepada kita barulah bisa dilakukan untuk pemeliharannya, pot-pot kembang yang kosong akan diisi, menempatkan tong sampah dan sebagainya agar taman tersebut lebih terawatt lagi,” ujarnya.
Kondisi taman simpang bawah kemang yang tidak terawat tersebut mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat yang melintas di kawasan tersebut yang mengaku sangat menyayangkan tidak adanya perhatian dari pemerintah untuk melakukan perawatan terhadap taman tersebut, “Taman-taman sekarang sudah mulai banyak, tapi banyak juga yang tidak terawat.
Mungkin pemerintah hanya fokus untuk perawatan taman-taman yang besar saja seperti Taman Kota Prabujaya,” beber Novri salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
Hal senada juga disamapaikan oleh Juwita (25), warga setempat yang mengaku prihatin lantaran kurangnya perhatian pemerintah untuk melakukan pemeliharaan taman-taman yang telah dibangun di sejumlah tempat, “Sebenarnyo ini kan tugas dari Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman, tapi kok taman itu dak pernah dibersihkan.
Rumputnyo la tinggi-tinggi, mano kembang mano rumput perasaan la samo galo di taman itu. Sayang nian kalau dak terurus, apolagi taman itu posisinyo di persimpangan yang banyak dilewati oleh orang,” pungkasnya. >>Alex
