Trenggalek, (MR)
Talut DI sumber unci Bendoagung kampak Trenggalek ambrol bertahun-tahun nampaknya tak ada respon dari pemerintah.Seperti informasi yang berhasil di himpun koran ini 19/2akibat dari rusaknya talut tersebut menghambat petani untuk membuat tanggul kecil utuk mengairi sawah juga membahayakan rumah di sebelah sungai tersebut sebab pondasi rumah sangat dekat denganblokasi ambtolnya talut tersebut.
Saat di konfirmasi Gus Sur warga setempat mengatakan pada koran ini,talut di desa bendoagung itu terkesan di biarkan dan itu merupakan kurang konitmenya pemerintah dengan masyarakat.menurut pengamatan nya bahwa jika memang komitmen kenapa sudah sekian lama talut tersebut ambrol kok di biarkan tanpa ada penanganan contoh kecil saja bronjong untuk penanganana awal.
Masih menurutnya,namun kenapa di aliran sungai yang sama hanya beda RT masih berapa bulan ambrol tapi langsung ada pembangunan.Jika program pembangunan memang seperti hujan yang tidak merata maka kapan lagi masyarakat bisa merasakan bukti nyata pembangunan yang adil dan menyeluruh.pungkasnya. Sementara itu imam kurmen kepala dusun setempat 15/2 mengatakan memang selama ini masih belum terbangun tapi kita juga menunggu katanya pada tahun ini ada pembangunan tapi nyampai situ apa tidak kita tidak tahu, pungkasnya. >>Sur
