Talud Roboh Pembayaran Lanjut

Prabumulih, (MR)

Sungguh ironis pembangunan yang ada di kota Prabumulih, Talud penahan jembatan yang berada di Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, mungkin adalah salah satu contoh dari ketidak propesional-nya sang kontraktor, demikian dikatakan Fahri  Sekretaris Gabungan Pengusaha Indonesia (GAPENSI) Prabumulih.

Penyebab robohnya talut tersebut tentunya diduga karena minimnya kualitas yang dipasangkan terhadap talut tersebut, yang sangat disayangkan keberadaan talut tersebut belum genap 1 bulan menelan anggaran tahun 2011 dengan dana cukup “waah” hampir satu miliar, yang tentunya dari sini dapat dilihat bahwasannya, pihak kontraktor maupun pihak pengawas pembangunan sangat terlihat tidak propesional, kata Fahri.

Senada juga dikatakan Harsono Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gemasab, pria yang pernah menjabat sebagai konsultan ini kepada Media Rakyat mengungkapkan, Sebab dari robohnya talut tersebut diduga karena minimnya tingkat ke provesionalan sang kontraktor yang melaksanakan pembangunan dan pihak PU selaku pengawas, ditambah lagi lanjut pria yang sering ngontrol pembangunan yang ada di Prabumulih ini dalam pengerjaan Talut tersebut Nampak seperti ular, dan kondisi talut lebih tinggi dari badan jalan (sebelum diaspal, red).

Sebelumnya, beberapa Koran terbitan Sumsel menerangkan keraguan tentang kualitas yang di miliki talut tersebut, karena mengingat batu yang di gunakan hampir sebagian batu yang sangat besar yang di catat salah satu Koran mengatakan batu Gajah.

Anggi salah satu pengawas pembangunan kepada Media Rakyat mengungkapkan bahwasannya pihaknya telah melakukan peneguran kepada pihak kontraktor dengan beberapa kali secara lisan dan secara tertulis, namun nampaknya pihak kontraktor tidak pernah mau menggubris teguran dari sang pengawas. Aslimi ST kepada Media Rakyat menjelaskan bahwasannya pelaksanaan pembangunan tersebut telah sesuai dengan ketentuan, dan sudah ada tes lab, kelak aslimi.

Sementara Ir.H.M.Zulpan,MM ketika di konfirmasi mengatakan no koment sembari mengetuskan kata-kata “kamu buatlah sebesak-besaknyo” kata Zulpan kepada beberapa wartawan yang mewawancarainya.

Selain itu Muslimin Jamir Kepala Bagian Keuangan, saat di konfirmasi soal pembayaran mengakui bahwasnnya ia tidak berani ngomong soal itu, kami hanya menerima, jika administrasinya lengkap ya kita bayar, kata Muslimin. >> Alex

Related posts