Lebak, (MR)
Setelah berhasil meningkatkan kualitas non akademik dengan diraihnya berbagai prestasi pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ditingkat Kabupaten dan provinsi, kini SMPN 6 Rangkasbitung Kabupaten Lebak mulai pokus untuk meningkatkan kualitas dibidang akademik.
Kepala SMPN 6 Rangkasbitung, Lebak, Asep Zaenal yang ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan kualitas dibidang akademik diawali dengan menanamkan budaya literasi pada seluruh siswa yang dilaksanakan setiap pagi sebelum masuk kelas dari hari Selasa sampai Sabtu.
“Selain budaya literasi yang telah dilaksanakan, kedepan supervisi akan lebih dintensifkan ditambah dengan metode yang lainnya. Jadi saya akan melakukan pendampingan saat kegiatan belajar mengajar (proses KBM) secara penuh atau sampai akhir proses pembelajaran,” papar Asep.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa supervisi mulai dilaksanakan pada november mendatang karena saat ini masih ujian tengah semester (UTS)dan tahap persiapan,supervisi ini merupakan siklus pertama dimana saya setiap hari akan memdampingi guru dikelas. apakah akan ada peningkatan atau tidak
“Tapi keyakinan saya untuk meningkatkan kualitas akademik itu yang paling utama melalui proses pembelajaran selain banyak faktor faktor lainnya. Jadi peningkatan kualitas akademik itu tidak ditentukan oleh faktor guru atau siswa tapi oleh faktor proses pembelajaran. Karena dari fakta banyak ditemukan walaupun gurunya sangat kompeten tapi siswanya tetap tidak ada kemajuan.
Saya berharap dengan supervisi yang intensif dan ditambah metode lainnya, ke depan nilai kelulusan siswa dari SMPN 6 Rangkasbitung akan meningkat dan bisa melanjutkan disekolah lanjutan atas yang pavorit dengan kualitas yang pasti baik,” pungkasnya. >>Tatang/Binsar
