Kediri, (MR) – Sebuah Institusi Besar yang maju dan banyak prestasinya, terutama dalam non akademisnya. Dengan jumlah peserta Didik yang berjumlah hampir seribu siswa. Menandakan kepercayaan masyarakat yang besar pada lembaga ini. SMPN 2 Wates yang berada di wilayah Wates Kabupaten Kediri mempunyai sejarah panjang untuk bisa menjadi Lembaga yang besar, maju dan diminati masyarakat luas.
Suasana nyaman, indah, jauh dari kebisingan, sangat cocok untuk proses belajar mengajar pendidikan. Guru-gurunya yang profesional penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi untuk mencerdaskan para Siswanya. SMPN 2 Wates juga mempunyai strategi pembelajaran tepat, yang bisa menarik perhatian anak dalam mengikuti pembelajaran, dan berakidah akhlak, membuat proses pembelajaran lebih efektif, efisien. Sehingga prestasi anak dapat meningkat secara signifikan. Sehingga Masyarakat berharap kesuksesas dari tahun ketahun akan semakin kelihatan bersinar.
Selain itu juga mempunyai strategi perencanaan, pembelajaran, evakuasi, berakhlak. Kepsek Drs.Endra Cahya Purnama memberikan penjelasan, “Alhamdulillah bahwa Sekolah yang saya pimpin sudah menampakkan keberhasilan berlipat dibanding sebelumnya, terutama di bidang non akademisnya. Ketika datang ke SMPN 2 Wates ini awalnya Saya merasa gerogi melihat piala-piala yang terpajang didepan, otomatis merupakan tantangan. Sehingga Kami ber-tekat untuk bisa melipat gandakan piala tersebut. Dan sekarang sudah terbukti unggul di non akademis seperti samproh, paduan suara, gerak jalan menjadi juara 1 tingkat Kabupaten, band musik juara Kabupaten, ketika ikut festifal di Kota menjadi juara 3, gamelan jawa juga menjuarai se-Kabupaten, sedangkan yang menjadi kebanggaan di tenis meja baik putra putri meraih juara 1 Nasional,” ujarnya.
Lanjut, “kemudian bidang akademisnya akan saya maksimalkan, nanti tentu mengikuti ajang-ajang baik diselenggarakan tingkat Kabupaten maupun Provinsi bahkan Nasional. Lembaga selalu mempersiapkan jauh-jauh sebelumnya, Kami berharap Lembaga ini bisa meningkatkan mutu pendidikan baik akademik maupun non akademik secara balance di pemahaman dan kemampuan para siswa mengenai bidang studi yang ditekuni (Komprehensif) juga motivasi meraih orientasi, tentunya dalam ridho Allah SWT serta akan tetap menjaga nilai agama dalam pembelajaran,” harap Endra. >>Ags
