SMK Taruna Bangsa Kabupaten Ciamis, menggelar uji kompetensi (Ujikom) yang di ikuti oleh 171 siswa kelas XII diantaranya TKJ 87 siswa, Otomotif 54 siswa, Perawat 30 siswi.
Nurdiana selaku Kaprog Jurusan Teknik Jaringan kepada MR di sela kegiatan tersebut mengatakan, pada intinya disini di uji untuk mengetahui kemampuannya siswa kompetensinya apakah siswa ini sudah mampu mengejar soal yang diberikan dari BNSNP, pertama siswa di kasih soal kemudian dikerjakan, untuk Jurusan TKJ yang harus di kerjakan membuat DNS Server, kemudian My Server dan With Server sesuai dengan jurusan masing-masing siswa.
Masih di tempat yang sama Deni Wahyudi selaku divisi pendidikan pelatihan PPNI Kabupaten Ciamis, dengan program ini merupakan terobosan untuk SMK Taruna Bangsa, yang sebenarnya nanti di serap untuk menjadi asisten perawat, saya pribadi dari organisasi PPNI menginginkan alumnus yang nantinya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yang mana dari SMK nanti ke Akper atau S1 Keperawatan yang jelas di rencanakan 2015 nanti perawat tersebut minimal S1 semua itu memang sudah program nasional, pengembangan ini mudah-mudahan dalam pelayanan keperawatan kedepannya lebih professional sehingga generasi ini di cetak kearah globalisasi khususnya Keperawatan, kedepannya semoga dengan uji kompetensi ini dapat meningkatkan keahlian adik-adik kita sebagai asisten perawat, sehingga dapat bersaing dengan perawat-perawat luar negeri karena nanti globalisasi, jurusan perawat dari Thailand, Singapura, Malaysia yang memang kossnya lebih rendah jangan sampai kita tuan rumah kalah sama perawat asing katanya.
Agus, S.Pd selaku kepala sekolah SMK Taruna Bangsa menambahkan, UJIKOM merupakan salah satu kesempatan untuk siswa menjelang keluar dari sekolah, sehingga nanti kompetensi itu benar-benar akan sesuai apa yang diharapkan, selain memang ini programnya bahwa uji kompetensi ini adalah kewajiban siswa untuk menyelesaikan agenda kelas XII.
Lebih lanjut menurut Agus, yang pertama gurunya dari internal penguji ada 2 orang, guru-guru yang berlatar belakang sarjana keinformatikaan, kemudian eksternal kita juga ada kriteria-kriteria yang mana mereka juga dari industry, kebetulan kita kemitraan itu dengan Assio jadi yang berhak mengeluarkan sertifikat nanti diantaranya Assio, kesehatan juga sama di uji secara eksternal PPNI internalnya dari guru yang punya kompetensi memnuhi syarat-syarat yang di tentukan oleh peraturan kemudian TKR siswa di uji dari tunas Daihatsu, diharapkan adanya kegiatan ini yang pertama bagi siswa ketika mereka terjun ke dua usaha, dunia industri, diharapkan sudah memiliki dasar adaptasi agar bisa diterima oleh industry, tuturnya. >> H.R

