Kediri, MR – SMK Pemuda Papar Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri, produktif, dan siap kerja. Memasuki bulan Oktober menuju akhir tahun 2026, sekolah kejuruan ini sukses mengimplementasikan Program Studi Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur. Langkah nyata ini diwujudkan dengan menyulap seluruh lahan menganggur di lingkungan sekolah menjadi area pertanian produktif yang dikelola secara aktif oleh para siswa. Senin, (05/10/26).
Suasana hijau dan asri kini mendominasi area sekolah. Setiap hari, para siswa tampak antusias merawat berbagai komoditas pangan yang mereka tanam sendiri. Pemanfaatan lahan ini berfokus pada tanaman pangan dan hortikultura yang memiliki nilai ekonomis serta konsumsi tinggi, seperti ketela, tomat, terong, dan lombok (cabai).
Program ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam biasa. Sekolah mengintegrasikan kurikulum ketahanan pangan ini ke dalam sistem pembelajaran praktis. Siswa diajarkan mulai dari teknik pengolahan tanah yang ramah lingkungan, pemilihan benih unggul, sistem irigasi, perawatan tanaman, hingga proses pascapanen. Keterlibatan aktif ini bertujuan untuk menanamkan jiwa agropreneurship sejak dini, sekaligus merespons tantangan krisis pangan global dengan aksi lokal yang berdampak.
Kepala SMK Pemuda Papar Hendy Dwi Kurniawan, S.Pd. tentunya, mengungkapkan bahwa program dari Gubernur Jatim ini sangat sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan adaptif. Hasil panen dari lahan sekolah ini nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi internal, tetapi juga mulai dipasarkan ke masyarakat sekitar sebagai bentuk simulasi bisnis riil bagi siswa.
Di samping keberhasilan di sektor ketahanan pangan, SMK Pemuda Papar Kediri juga menorehkan prestasi gemilang dalam hal keterserapan lulusan di dunia kerja. Sekolah ini berhasil membangun jejaring kerja sama yang kuat dengan berbagai perusahaan nasional dan industri terkemuka. Alhasil, sebuah capaian luar biasa berhasil dipertahankan. Mayoritas siswa-siswi SMK Pemuda Papar sudah resmi diterima bekerja di berbagai sektor industri bahkan sebelum mereka dinyatakan lulus sekolah.
Melalui program ketahanan pangan yang inovatif dan jaminan keterserapan kerja yang tinggi, SMK Pemuda Papar Kediri membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada teori akademik, tetapi juga mencetak pelopor kemandirian bangsa yang siap kerja dan berdaya saing global. (Ag).
