Tidore Kepulauan, (MR)Sebagai lembaga pendidikan menengah yang terbilang unggul dan berprestasi, SMAN 3 Tikep sesungguhnya tidak kalah bersaing dengan sekolah lainnya. Ini karena peningkatan mutu pendidikan, baik siswa maupun gurunya adalah prioritas utama.
“Guru itu harus cerdas, sehingga berimplikasi pada transformasi pengetahuan dan nilai kepada siswa melalui kegiatan pembelajaran di sekolah. Dari segi mutu, kualitas tenaga guru di sekolah ini tidak harus dilakukan lagi, semua nya jebolan S1 dan juga S2, juga semuanya telah disertifikasi.
SMAN 3 Tikep adalah sekolah yang selalu menorehkan prestasi terbaik pada setiap ajang atau kompetisi baik lokal maupun tingkat nasional seperti OSN bahkan event lomba 4 pilar, kita selalu sukses dimulai dari tingkat Kota Tikep, Provinsi Maluku Utara ke tingkat nasional,” ungkap Kepala Sekolah SMAN 3 Tikep Safli Rasyid, S.Pd ketika diwawancarai wartawan Media Rakyat.
Menurut Safli, keberhasilan ini sesungguhnya ditunjang oleh komunikasi dan koordinasi setiap elemen baik internal maupun eksternal. Antara guru dengan kepala sekolah juga dengan komite sekolah, siswa, orang tua siswa juga masyarakat luas.
“Konsepnya kan sudah jelas bahwa keberhasilan pendidikan itu bukan hanya membutuhkan keterlibatan guru semata. Tapi perlunya keterlibatan aktif dari setiap elemen yang disebutkan di atas bahkan juga pemerintah sebagai decitation maker. Saya berharap komunikasi koordinasi antara setiap elemen ini ke depan bisa lebih baik untuk menunjang terselenggaranya proses pendidikan di SMAN 3 Tikep yang berkualitas, berdaya saing unggul, tidak hanya dalam dimensi keilmuan semata, tapi juga diimbangi dengan dimensi iman dan takwa,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada setiap elemen, terutama pencapaian prestasi siswa pada UN maupun UNBK bahkan juga kegiatan event yang bersifat non akademik mampu mengatrol nama baik SMAN 3 Tikep di tingkat lokal dan nasional.
Tugas setiap guru adalah memahami potensi, minat dan bakat siswanya, kemampuan mengasah, membimbing dan mengembangkan setiap potensi tersebut yang sesungguhnya menjadi aset berharga untuk masa depan siswa tersebut adalah tugas setiap guru.
“Kami siap untuk mencetak siswa-siswi SMAN 3 Tikep yang berprestasi tentunya,” tegas Safli yang juga alumni Universitas Pattimura Ambon. >>Ateng
