Indramayu, (MR)
JAJARAN Dewan Guru SMA Darul Fikri Anjatan, Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) Hendar Riyana Sunandar, S.Pd. terlihat cukup kompak dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) baik didalam atau diluar ruang kelas Program Sekolah Gratis Wajib Belajar Pendidikan (Wajardik) 12 tahun, yang dananya bersumber dari APBN, APBD I dan APBD II Tahun Pelajaran 2014/2015.
Kampus SMA Darul Fikri yang berlokasi di Desa Bugis Kecamatan Anjatan, sangat strategis untuk membantu masyarakat dalam mensekolahkan putra-putrinya, sehingga mereka punya kesempatan mengikuti pendidikan dengan menghemat biaya transportasi, mengingat sekolah itu berada ditengah perumahan warga setempat, jadi sebaiknya masya rakat mensekolahkan anak-anaknya di sekolah tersebut, yang sudah beberapa kali para muridnya mengikuti Program Ujian Nasional (UN) lulus 100%. Halnya, para peserta pidik kelas XII SMA Darul Fikri Anjatan, bersama SMA lainnya di Indonesia juga melaksanakan Program UN Tahun Pelajaran 2014/2015. “ Kami sedang melaksanakan Program UN selama 3 hari : Senin (13/4) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi, Selasa (14/4) Mata Pelajaran Matematika dan Sosiologi, dan Rabu (15/4) Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan Ekonomi, “ ungkap seorang guru disela-sela kesibukannya sebagai Panitia Program UN.
Dihubungi secara terpisah, sejumlah orang tua murid SMA Darul Fikri Anjatan, pihaknya menyatakan rasa bangga dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepsek Hendar Riyana Sunandar, S.Pd. beserta Staf Pengajarnya, yang sudah mensukseskan Program UN Tahun Pelajaran 2014/2015. Mudah-mudahan saja para peserta Program UN di sekolah tersebut lulus 100%, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikannya atau mengembangkan usahanya, katanya. >>Abdullah/Mukromin
