Lubuklinggau, (MR)
Beredarnya undangan Kontes Waria berhadiah dikalangan masyarakat dan dunia maya pada 10 Februari mendatang di salah satu acara hajatan warga kota Lubuklinggau sempat membuat heboh dan banyak mendapatkan kritikan juga penolakan keras atas kegiatan yang dianggap sangat ‘tabuh’ tersebut.
Mendengarkan berita ini, pihak pemerintahan melalui daerah setempat yakni Kelurahan Mesat Jaya cepat tanggap dalam mengambil tindakan menangani ‘polemik’ itu dengan mengadakan rapat terbuka dan berakhir dengan kesepakatan pembatalan.
“Setelah diadakan rapat bersama 4 pilar Kelurahan Mesat Jaya, bahwa acara pemilihan lomba Waria itu di dibatalkan. Kami pihak kelurahan mengharapkan setelah ini agar berita yang sudah viral di Media Sosial tidak lagi diperpanjang, dikarenakan yang bersangkutan sudah melakukan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengadakan acara tersebut.” Pungkas Imam Subagja
Diketahui, pada tanggal 23/01/2019, (WK) selaku tuan rumah yang akan mengadakan perlombaan Miss Waria di acara Hajatannya , telah menandatangani surat pernyataan pembatalan acara kontes tersebut, nembubuhi tanda tangan diatas kertas perjanjian di saksikan oleh pihak Pemerintah setempat, juga aparat hukum serta meminta maaf kepada seluruh warga Kota Lubuklinggau, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Para Alim Ulama serta Pemerintah setempat. (Ali Akbar)
