Kota Tasikmalaya,(MR)
DI RUANG Rapat Walikota Tasikmalaya dilaksanakan ekspose rencana pembangunan sekolah penerbangan Dirgantara Pilot School Tasik yang direncanakan akan mulai beroperasi 1 Juli 2013 dibangun di bekas gedung PT.Dahana Cibeureum hasil kerjasama PT. Dirgantara Aviation Engi-neering dengan TNI-AU serta didukung oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, Selasa kemarin.
Walikota yang menerima tim dari PT.DAE menyampaikan bahwa rencana kedatangan yaitu dalam rangka rencana pembangunan sekolah pilot dan beliau mengharapkan pihak terkait pembangunan sekolah tersebut untuk secara serius membantu realisasi karena multi efek positif bagi Kota Tasikmalaya “Segera kepada dinas atau OPD terkait untuk dilaksanakan lebih cepat lebih bagus karena banyak multi efek positif bagi Kota Tasikmalaya” singkatnya.
Direktur Utama PT. DAE Wasito yang merupakan purnawirawan TNI AU menjelaskan alasan pemilihan Kota Tasikmalaya dalam pembangunan Sekolah Penerbang karena memiliki Lapangan Udara serta ketinggian untuk belajar terbang maksimal 70.000 fix dan penerbangan resmi yang melewati Tasikmalaya sekitarnya rata-rata di atas 10.000 fix “1 Juli 2013 mulai beroperasi dan awal Juni sekarang baru akan membangun infrastruktur, nanti penerimaan siswa maksimal usia 28 tahun lulusan SMA atau sarjana juga bisa dengan seleksi standar tes kesehatan TNI AU dan per 6 bulan diulang untuk menjamin kesehatan siswa” katanya sebelum dilanjutkan ekspose oleh Ir. Wahyudi A.D selaku Business Director.
Dalam ekspose yang disampaikan dijelaskan bahwa pendidikan penerbang akan dilakukan selama 18 bulan per angkatan dengan standar semi militer untuk menjaga kedisip-linan, Ia juga mengharapkan dengan adanya sekolah penerbang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan wisata khususnya bidang pendidikan meski sekolah ini sejenis kursus dan dibawah kendali kementrian perhubungan bukan dibawah kementrian pendidikan “Lulusan sekolah ini bisa menjadi pilot dimana saja karena berstandar internasional dan dalam proses belajar kita didik bahasa inggris standar toefel,” papar Wahyudi.
Ditambahkan pula dalam latihan direncanakan menggunakan pesawat jenis Cessna 172S SKYHAWK dan Cessna 172G 1000 dan kedepan selain sekolah pilot juga akan dibuka sekolah mekanik pesawat dan sekolah pramugari “Kontribusi bagi Kota Tasikmalaya yaitu peningkatan PAD, membuka lapangan kerja dan peningkatan ekonomi kepariwisataan,” pungkasnya. Wahyudi >>Ade Cecef
