Majalengka,(MR)
PENERIMAAN dan Pengangkatan CPNS tahun 2014 di Kabupaten Majalengka telah dilakukan secara transparan dengan sistem online, dan pelaksanaan test menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Dengan melalui CAT para peserta dapat memantau langsung nilai ujian sampai dengan proses pengumuman kelulusanya. Bupati Majalengka H.Sutrisno,SE.,M.Si. menyampaikan bahwa ketransparanan diharapkan akan membawa perubahan yang positif bagi para birokrasi,selain itu CPNS yang baru diangkat agar menunjukan kemampuan yang dimilikinya dalam karya nyata melalui hasil kerja yang baik.
“Kalian adalah orang-orang terbaik dan terpilih yang menyisihkan 1.757 orang pelamar, maka dari itu jadilah seorang PNS yang berintegritas dan memiliki kapabilitas serta berkwalitas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat” ucap Bupati dalam sambutanya di Acara Pembukaan Penyerahan SK Pengangkatan CPNS tahun 2014 di gedung yudha rabu kemarin (25/3).
Bupati juga mengapresiasikan tentang rekrutmen CPNS pada tahun ini dengan cara transparan, dan buktinya atas telah diterimanya piagam penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara, dan revolusi mental yang telah dicanangkan oleh Presiden jelas Sutrisno dan bertujuan untuk mengubah cara berpikir Aparatur Negara dan rakyat Indonesia kearah yang sesuai dengan Ideologi Pancasila dan juga sesuai dengan nawacita, Negara harus hadir dalam setiap urusan dan kepentingan serta keperluan masyarakat.
Sehingga aparatur sipil negara harus siap melayani rakyat,dan bukanya minta dilayani oleh rakyat,pola pikir dan budaya kerja harus dimulai dengan memberikan teladan dari Pimpinan dan individu pegawainya. Ucap Bupati Sutrisno. Disisi lain ditempat yang sama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Majalengka H.Ahmad Sodikin menyampaikan bahwa,sesuai dengan SK Bupati Majalengka Nomor 821/KEP.21-BPD/2015 tentang pengangkatan CPNS tahun 2014,dari pelamar umum ditetapkan 30 Formasi dengan 20 jabatan.
Hal itu juga sejalan dengan formasi yang diterima dari Kementerian PAN-RB, yang rincianya adalah untuk guru 4 formasi dengan 2 jabatan, kesehatan 8 formasi dengan 3 jabatan,sedangkan tekhnis 18 formasi dengan 15 jabatan, dan sebelumnya pelamar lewat metode online sebanyak 2.310 orang dan sebanyak 1.747 telah lulus seleksi adminitrasi, pada waktu ujian TKD dilaksanakan yang ikut sebanyak 1.702 orang dan sisanya 55 orang tidak ikut.
Peserta yang lulus ujian TKD ini dan memenuhi passing grade sebanyak 30 orang dan berhak diangkat menjdi CPNS, sehingga sebanyak 30 formasi sepenuhnya telah terisi. Formasi tersebar diberbagai instansi seperti: Setda, Inspektorat, Bappeda, Disdik, Dinkes, BMCK,Dishubkominfo, Distan, Satpol PP, RSUD Majalengka dan RSUD Cideres, begitu papar Kepala BKD kepada awak media koran ini. >>Kris
