Garut, MR – Diakibatkan karena gelombang tinggi sebuah Perahu Nelayan dengan nama “Jitu” mengalami kecelakaan laut,Perahu Jitu saat itu di tumpangi oleh 3 orang nelayan 1 juru mudi Soni (40) dan 2 orang sebagai ABK yaitu Agung (20) dan Mukti (60) yang semuanya merupakan warga Kecamatan Pameungpeuk Garut Jawa Barat, saat ini perahunya sudah berhasil di evakuasi, namun 2 korban terseret ombak hingga sampai saat ini belum ditemukan
Kejadian tersebut terjadi pada malam sabtu (7/9/2024) sekitar pukul 21.00 di wilayah Pantai Cikolomberan Desa Sancang Kecamatan Cibalong Garut Jawa Barat,perahu mereka di hantam ombak besar hingga terbalik.
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya., mengatakan 1 ABK yaitu Sdr. Agung berhasil selamat.
Sedangkan Soni dan Mukti sampai saat ini masih dilakukan pencarian dengan cara pemantauan dari Mercusuar menggunakan teropong, pencarian jalur darat dengan menyisir pesisir pantai dan menggunakan perahu milik Sat Polairud.
“Kami juga menginformasikan kepada seluruh nelayan yang berada di pelabuhan agar ikut membantu mencari kedua korban tersebut.” Lanjut Anang.
Pihaknya terus melakukan upaya pencarian melalui pemantauan dari mercusuar dengan teropong, karena arus air laut ke arah barat.
“Saat ini pencarian dihentikan karena sudah malam dan akan dilanjutkan besok pagi.” Pungkas Anang. (VAN)
