mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Rukun Batak Bona Pasogit berikan Kain Ulos Mangulosi ke Tatong Bara

Published on Feb 03 2018 // Berita Utama
Kotamobagu, (MR)
Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Sabtu (28/01) bertempat di gedung Bobakidan, oleh Rukun Batak Bona Pasogit, diberikan gelar adat.
Menurut Rommel Tampubolon kepada media rakyat, pemberian kain Ulos Mangulosi untuk Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, sebagai ucapan agar pemerintahannya selalu mendapatkan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.
Pemberian kain Ulos ini di mata warga Batak, merupakan salah satu unsur yang memberikan kehidupan bagi tubuh manusia, yaitu kehangatan. “Pemberian kain Ulos Mangulosi adalah suatu kegiatan adat yang sangat penting bagi orang Batak. Dalam setiap kegiatan seperti upacara pernikahan, kelahiran, dan dukacita ulos selalu menjadi bagian adat yang selalu di ikut sertakan,” ungkap Tampubolon
Tampubolon menjelaskan Kain Ulos Mangulosi mempunyai makna pemberian perlindungan dari segala cuaca dan keadaan yang dipercayai oleh suku Batak.
Tidak sembarang orang bisa mangulosi atau memberi ulos. Biasanya yang mangulosi disebut dengan hula-hula atau orang-orang yang dituakan dalam adat Batak. Ulos mempunyai corak dan motif yang juga mempunyai makna-makna yang unik. Kain Ulos hanya mempunyai tiga warna dasar yaitu merah,putih dan hitam. Tiga warna ini juga menandakan siapa yang berhak memakainya.
Untuk warna merah dipakai oleh pihak dongantubu atau keluarga semarga, putih untuk pihak boru atau pihak keluarga suami, dan hitam untuk hula-hula yaitu pihak keluarga wanita. Hal yang unik lagi dari rangkaian upacara adat Batak adalah upa-upa. Upa-upa ini artinya pemberian doa. Upa-upa tidak hanya diacara pernikahan, bisa juga dalam acara selamatan. Terangnya
Disamping Wali Kota, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Adnan Massinae juga oleh Rukun Batak Bona Pasogit mendapatkan kain Ulos. Dimana, pemberian ini disertai doa agar pemerintahan mendapat ridho dan berkah dari Tuhan. >>Neni/mp

Leave a comment