BANJIR yang melanda Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akibat meluap Sungai Barito menyebabkan puluhan sekolah terpaksa meliburkan murid dan sebagian besar menunda ulangan semester. “Banjir masih merendam sekolah kami, sehingga para pelajar diliburkan dan ulangan semester ditunda hingga air surut,” kata Kepala SMPN 3 Jambu Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru Irwansyah di Muarateweh, Senin kemarin.
Ia mengatakan semestinya pada hari ini pihaknya menyelenggarakan ulangan semester ganjil, namun sekolah terendam banjir dan aktivitas terganggu. Para pelajar diliburkan untuk menunggu air surut. Hingga saat ini, banjir yang mulai surut secara perlahan masih merendam bagian dalam kompleks SPMN 3 Jambu hingga ketinggian air sekitar 1 meter. “Banjir mulai surut namun hanya sekitar 5-10 sentimeter, sehingga belum berpengaruh terhadap kawasan yang masih terendam banjir,” katanya.
Sekolah lainnya di Kelurahan Jambu yang merupakan salah satu kelurahan terparah terendam banjir juga meliburkan muridnya yakni SDN 2 Jambu, Karengan. Ketinggian air banjir yang melanda kawasan tersebut sekitar 1-2 meter lebih. “Murid di sekolah itu diliburkan sudah dua hari ini karena sekolah terendam banjir,” kata Irwansyah.
Camat Lahei Iman Topik mengatakan, sebagian besar sekolah di wilayahnya terendam banjir sehingga pihak sekolah meliburkan kegiatan belajar, sedangkan sebagian besar menunda ulangan semester. Banjir tersebut merendam sejumlah sekolah di antaranya 4 TK, 22 SD, dan 3 SMP. “Kondisi sekolah ada yang terendam banjir dan ada juga yang tidak kena banjir, namun jalan menuju sekolah dikepung banjir yang hanya bisa dijangkau menggunakan perahu, sehingga pihak sekolah berinisiatif meliburkan anak didiknya,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Sofiansyah mengatakan, sejumlah sekolah di daerah setempat ada yang terendam banjir sehingga mengganggu kegiatan belajar dan mengajar. “Bagi sekolah yang terendam banjir, silakan dengan inisiatif sendiri meliburkan anak didiknya. Namun, para pelajar tetap diminta belajar secara mandiri di rumah,” katanya. >> Gatner Eka Tarung

