PT. PHRZ 4 Kupas Migas Bersama Awak Media

Prabumulih, MR – PT PHRZ 4 mengelar Migas di Gedung Patra Ria bersama awak media di sekitar perusahaan, Senin.

PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 (PHRZ 4) menggelar kegiatan edukatif bertajuk Kupas Migas bersama awak media dari wilayah Prabumulih, Ogan Ilir, dan Muara Enim. Acara berlangsung di Aula Gedung Patra Ria, Komperta Prabumulih, pada Senin (16/06/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perusahaan dan media di lingkungan kerja PHRZ 4

SM Field Prabumulih, M Lutfhi Ferdiansyah, dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi wadah diskusi dan tukar informasi antara perusahaan dan insan pers.

“Pertemuan rutin seperti ini, komunikasi antara Pertamina dan media bisa semakin baik, apalagi saat ini ada perubahan organisasi di Regional I Zona 4,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pertamina mendukung penuh kemandirian energi nasional dan membutuhkan peran media sebagai mitra strategis.

 

“Zona 4 saat ini memproduksi 25 ribu BOPD minyak dan 500 MMSCFD gas. Field Limau menyumbang 4.500 BOPD dan 10 MMSCFD, sedangkan Field Prabumulih menyumbang 11 ribu BOPD dan 110 MMSCFD,” beber Lutfhi.

Ia juga mengapresiasi pemberitaan positif media dan berharap kolaborasi ini terus berjalan demi mendukung ketahanan energi nasional.

Sementara itu, Asisten Manager Oil Production Prabumulih Field, Martin Pasaribu, menjelaskan bahwa Pertamina memiliki visi menjadi perusahaan migas terkemuka, dengan misi memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kami menjunjung nilai Akhlak, mengutamakan keselamatan kerja, dan berkomitmen pada prinsip zero accident,” ujarnya.

Martin juga menyebut bahwa PHRZ 4 aktif menjalankan program CSR di 12 kabupaten/kota wilayah operasi, mulai dari bantuan bencana, pendidikan, penghijauan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dari sisi teknis, Asisten Manager Production Oil Field, Bonus, menyampaikan bahwa minyak dan gas terbentuk dari proses alami jutaan tahun lalu dan diolah oleh Pertamina sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) di bawah SKK Migas.

“Hasil olahan migas ini menjadi sumber energi yang menopang kebutuhan nasional, termasuk di Prabumulih,” jelasnya.

Mengenai aspek keamanan, Superintendent HSSE Ops Field Prabumulih, Willem Komperi, menegaskan pentingnya pengamanan ketat dalam operasional migas, karena PHRZ 4 merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

“Kami melibatkan TNI-Polri dalam pengamanan. Gangguan seperti illegal tapping, sabotase, pencurian aset hingga aksi demonstrasi yang menghambat produksi akan kami tindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Prabumulih, Rian, menyampaikan apresiasi terhadap edukasi migas yang diberikan PHRZ 4 kepada insan media.

“Kami siap berkolaborasi dan mendukung penuh kegiatan Pertamina di Regional I Zona 4, terutama di Prabumulih. Sinergi ini penting untuk kelancaran operasional dan menjaga ketahanan energi nasional,” tandasnya. (Tris)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.