Natuna(MR)- Sungguh menakjubkan proyek kilat, pembangunan sarana dan prasarana olah raga Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, di Desa Air Lengit selesai dalam dua hari.
Proyek penimbunan lapangan bola kaki, dikerjakan Kontraktor CV Air Bunga senilai Rp109.735.235, ngalahin pekerjaan perencanaan.
Dari hasil investigasi dilapangan, anggaran seratus juta lebih itu, hanya dilakukan penimbunan, tanpa adanya pengerasan maupun penanaman rumput.

Sementara informasi didapat,jumlah tanah yang dipakai, sebanyak 400 kubik. Tanah tersebut merupakan milik Pemerintah. Adapun harga Rp.10.000/kubik.
Hal tersebut diakui
Kepala Desa Air Lengit, Sahikun, saat diwawancarai Kamis pekan lalu.
Menurut Sahikun, pembelian tanah desa untuk digunakan menimbun lapangan bola kaki, belum ada pembayaran. Nanti saya tanyakan lagi dengan Sekdes,” ungkapnya .
Pekerjaan kilat proyek empuk di Disdikpora Natuna itu, jadi bahan pertanyaan. Selain nilainya pantastis, pekerjaannya juga secepat kilat.
Ketika ditanya soal regulasi jual beli tanah milik pemerintah, Kades ini, terkesan bingung.
“Apakah jual beli tanah ada Perdes, atau dananya masuk BUMDes?”. Kades tak bisa menjawab malah mengarahkan wartawan bertanya kepada Ganda, yang nota benenya pihak kontraktor .
Ganda, selaku penanggung jawab pekerjaan dari Perusahaan CV Air Bunga, saat dikonfirmasi juga belum memberikan informasi yang jelas. Namun kabar beredar, kontraktor telah mengajukan pencairan pekerjaan karena dinilai telah selesai.

Kabid DPMD Kabupaten Natuna, Padli saat dikonfiramsi mengenai regulasi jual beli tanah timbun oleh pihak desa, belum bisa memberi jawaban pasti. Dirinya mengaku lagi rapat, nanti saya hubungi kembali,” katanya singkat. Meski berusaha dihubungi kembali sang Kabid belum memberi jawaban.
Sementara PPTK Dinas Pendidikan, Niko Lukmana SSTP saat dikonfirmasi terkait “proyek kilat banyak untung” mengaku akan terlebih dulu turun kelapangan. Sebab ada pergantian PPTK, dan belum ada serah terima ucapnya kepada wartawan koran ini.
“Jika memang ada yang janggal, saya tidak akan tanda tangani pencairan nya,” tegas tamatan ilmu pemerintahan itu./Roy.
