Kediri, MR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerkep Mandiri Desa Kerkep Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan meluncurkan strategi berupa pengembangan peternakan bebek petelur. Jum’at (05/12/25).
Program usaha pengembangan bebek petelur ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan produksi dan kualitas pangan lokal, khususnya penyediaan telur bebek yang bernilai gizi tinggi. Usaha BUMDes ini ditujukan untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan di tingkat desa sekaligus memberikan peluang peningkatan perekonomian bagi masyarakat desa Kerkep. Sesuai amanat regulasi yang wajib dikelola melalui kegiatan produktif di sektor pangan
Kepala Desa Kerkep Bondhan Wijokangko menyampaikan,” Program ketahanan pangan desa Kerkep 2025 dari anggaran Dana Desa 20 0/0 (Rp. 223.000.000) dikelola BUMDes Kerkep Mandiri, fokus mengembangkan bebek petelur. Di mulai pada bulan Agustus samapai hari ini sudah berjalan 3 bulan. Alhamdulillah, menunjukkan hasil, dari jumlah bebek 533 ekor sudah bertelur 350 butir, berarti capai 70 persen dan dijadikan bahan utama untuk membuat telur asin,” Ungkapnya.
Lebih lanjut ,”Sudah bisa beroperasi untuk mendukung,dsn pemasok bahan pangan Makan Bergisi Gratis (MBG). Ke depan, Bumdes Kerkep Mandiri berencana memperluas skala usaha dengan menambah jumlah populasi ternak dan memperkuat jaringan pemasaran, sehingga produksi telur bebek dari Desa Kerkep mampu menjangkau pasar yang lebih luas.” Ungkapnya.
“Harapannya ke depan akan terus kita kembangkan produksi telurnya tidak hanya sebatas usaha peternakan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui pelibatan warga dalam pengelolaan, perawatan, hingga pemasaran hasil produksi. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa program ini dapat menciptakan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang berkelanjutan,” Tutupnya. (Ag).

