mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Program Dana Desa Memberikan Kontribusi Positif Bagi Desa Tanjung Waras

Published on Aug 25 2018 // Ragam
Lampung Utara, (MR)
Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur yang bersumber dari APBN Dana Desa (DD) tahun 2018 di Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara. Tahap ini prioritaskan membangun Rabat Beton, pembuatan Kantor Desa, rehab TK dan TPT sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).
Kepala Desa Tanjung Waras (Armin Hidayat) kepada team DPC PWRI Lampung Utara menerangkan, “Iya kami membangun beberapa infrastruktur di desa kami di antaranya, pembangunan rabat beton di Dusun 1, 2, 3 dan 4 kemudian Rehab TK di dusun 2, TFT di Dusun 4 dan yang terpenting kami membangun kantor Desa di dusun 1, ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah Desa,” terangnya.
“Kemudian kita juga melibatkan masyarakat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang terlibat. Sasarannya adalah masyarakat yang setengah menganggur dan kesehariannya bertani yang menunggu masa tanam berikutnya ada kesenjangan waktu yang digunakan untuk dilibatkan dalam program pembangunan ini, mudah-mudahan kami mampu menjalankan amanah Pemerintah Pusat, salah satunya pemanfaatan Dana Desa (DD) untuk mendukung pembangunan-pembangunan khususnya di Desa,” jelasnya pada saat peresmian Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung Desa.
Lanjutnya, “Penggunaan  DD APBN TA. 2018 mulai dirasakan seluruh masyarakat desa, kami selaku aparat desa telah mempergunakan anggaran ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembangunan Infrastruktur pastinya akan memberikan peningkatan pada perekenomian masyarakat, dengan memanfaatkan DD yang ada, ini bisa memberikan konstribusi yang positif terhadap masyarakat sehingga apa yang diharapkan pemerintah pusat dengan membangun dimulai dari desa itu bisa terealisasi,” tuturnya.
Di tambahnya kembali, “Bahwa tahun ini dana desa telah direalisasikan secara bertahap agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, selain itu pembangunan infrastruktur ini merupakan pembangunan jangka panjang. Tidak asal jadi, tetapi benar-benar melakukan pengerjaan dengan baik dan berkualitas.
Tidak hanya asal jadi saja tapi kami sangat memperhatikan jangka panjang dan kualitas pembangunan infrastruktur itu seperti penggunaan semen, pasir serta bahan-bahan dasar lainnya harus berkualitas serta sesuai dengan RAB dan Bestek yang ada,” bebernya.
Dikatakannya juga bahwa didalam pelaksanaannya perlu pengawasan yang baik sehingga hasil yang diharapkan dapat terlaksana dengan maksimal.
“Dalam pelaksanaannya saya terjun langsung di lapangan untuk melihat para pekerja sehingga hasil yang diinginkan sesuai yang tercantum di RAB dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur itu tidak semata-mata asal jadi tetapi juga sangat memperhatikan apa yang sesuai didalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB), Kami melaksanakan semua pekerjaan itu sangat memperhatikan RAB yang telah ditetapkan sehingga tidak menimbulkan persoalan-persoalan di tengah masyarakat,” tutupnya. >>Doni

Leave a comment