Petakan Titik Penyebab Banjir Walikota Pimpin Kerja Bhakti

Kota Malang, (MR)
Banjir bandang yang melanda kawasan pemukiman dan jalan raya Galunggung beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius walikota Malang HM Anton. Hal ini di buktikan saat orang nomor satu di Pemkot Malang ini memimpin kerja bhakti jajaran Pemerintah Kota Malang dan masyarakat kota malang di wilayah karang besuki hingga kawasan jalan Dieng kota Malang. Tak canggung Abah Anton,sapaan akrabnya ini turun langsung ke sungai bersama kepala Dinas Kebersihan dan pertamanan Erick Setyo Santoso di bantu masyarakat mengeruk aliran sungai yang menjadi pendangkalan tersebut.

Bahkan walikota satu ini sempat mengecek aliran sungai yang juga mengalami penyempitan akibat bangunan rumah warga yang memakan sempadan sungai tersebut. Usai memimpin kerja bhakti Wallikota humoris ini melanjutkan pengecekan aliran sungai di wilayah jalan Dieng yang menimbulkan banjir seperti yang di keluhkan warga sekitar.
Lagi-lagi Abah satu ini di buat kaget melihat tumpukan tanah yang menutupi gorong-gorong di wilayah tersebut khususnya depan yayasan Panti Asuhan Bhakti Luhur dan tertutupnya pintu air saluran yang menyebabkan banjir yang ironisnya tertutup oleh bangunan liar berupa warung yang dimiliki masyarakat sekitar.

Kontan saja dia memerintahkan kepada petugas DPUPPB dan DKP kota Malang untuk segera membongkar bangunan liar yang di ketahui milik kepala Linmas kelurahan Gading kasri dan mengeruk sampah yang selama ini menyumbat aliran sungai tersebut.

Usai mengecek di kawasan dieng,kepada Media Rakyat Anton menjelaskan bahwa tindakan darurat yang di lakukan pemerintah kota Malang ini bertujuan untuk menormalisasi aliran sungai yang jadi penyebab banjir.

“Alhamdulillah kita sudah tahu penyebab banjir tersebut dan saya sudah perintahkan kepala DPUPPB dan Kepala DKP untuk membongkar bangunan warung liar yang menjadi titik kontrol saluran air dan saya minta diadakan pengerukan sedimentasi sungai menggunakan alat berat,karena saluran sungai tersebut tersumbat oleh tanah yang sudah di tumbuhi rumput,”tegas Anton

Di tambahkan olehnya bahwa pemerintah kota malang di tahun 2017 akan fokus mengerjakan infrastruktur karena seringnya terjadi banjir di beberapa titik kota Malang,sehingga sudah tidak ada lagi banjir. Sekarang kita normalisasi dulu,nanti 2017 akan kita prioritaskan pembangunan infrastruktur khususnya perbaikan gorong-gorong dan pembangunan gorong-gorong baru,”papar Anton

Ia berharap dengan pembangunan dan perbaikan gorong-gorong tersebut sudah tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait banjir yang selama ini menghantui mereka. >>Giz

Related posts