Kotamobagu, MR – Rabu 24 September 2025 Hari Tani Nasional 2025 dikutip bahwa Sejarah pertanian di Indonesia sendiri sangat panjang, ditetapkan nya sebagai Hari Tani Nasional oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden No. 169 Tahun 1963, bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).
Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kabupaten Grobogan, sebelum tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Tani Nasional, UUPA telah resmi lahir pada 24 September 1960, setelah proses panjang yang memakan waktu sekitar 12 tahun.
DPC PDIP Kota Kotamobagu gelar kegiatan turun ke sawah menyapa petani, tepatnya di Jalan Raya Bubak No 88 Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Kegiatan dipimpin langsung Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah DPRD kota Kotamobagu Adrianus Mokoginta, S.E bersama anggota dari fraksi PDIP diantaranya Dr. Ns, Henny Kaseger S.Kep., M.Kes Ketua Bapemperda.
Ketua Dewan DPR Daerah Kotamobagu mengambil tema: ‘Kembali Ke Sawah Menyamai masa depan, sesuai makna hari tani nasional untuk mengenang penting nya peran petani dalam menjaga roda ekonomi, pangan, dan kesejahteraan bangsa bahwa salah satu program dari Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan kami dari fraksi PDIP mensuport,” usap Adrianus.
Suatu bentuk kami suport DPC PDI Perjuangan Kota Kotamobagu langsung turun ke lapangan menyapa petani, serta berdialog langsung dengan para petani tujuannya keluhan keluhan dan kendala yang mereka alami agar kami dari Fraksi PDIP bisa kita ketahui dan menindak lanjuti, sebisa kami bisa diselesaikan. Contoh konkrit apakah tidak bermasalah dengan kelangkaan pupuk, air irigasi atau lahan pemindahan pengelolaanya.
Merupakan suatu bentuk konkret yang nyata Fraksi PDIP merespons cepat, dan memberikan bantuan berupa tiga unit tangki semprot sawah kepada tiga kelompok tani di lokasi persawahan yang ada di jalan Bubak Desa Bungko.
Harapan saya dengan adanya program tersebut, Insyaa Allah bisa bermanfaat untuk seluruh warga Indonesia, khususnya Kotamobagu terlebih para petani yang berada di Kotamobagu.hari tani bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat akan perjuangan para petani dan peran krusial mereka sebagai pilar utama ketahanan pangan bangsa.(NENI )

