Percepatan Stunting Bersama TMMD Kodim 0809 Kediri

Kediri, MR – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMDD) Komando Distrik Militer (Kodim) Ke-122 0809/Kediri menggelar sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat .Jum’at,(4/10/2024).

Sosialisasi ini diberikan khususnya bagi masyarakat desa Pagung, yaitu di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Kecamatan Semen. Kegiatan ini agar mereka teredukasi tentang pentingnya nutrisi yang baik bagi ibu dan anak.

Kepala DP2KBP3A Kab. Kediri Nur Wulan Andadari mengatakan,“ Kegiatan ini kolaborasi antara TNI, POLRI, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri , memberikan pelayanan untuk pasangan usia subur yang menggunakan alat atau obat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan (akseptor) dan juga sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting.”

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI, dan kita semua terhadap kesehatan masyarakat melalui TMMD.

Senada dengan petugas kesehatan puskesmas juga Pustu setempat, mengatakan,” Penting bagi masyarakat khususnya para ibu untuk memperhatikan gizi anak agar bisa tumbuh sehat. Karena anak adalah generasi masa depan bangsa. Upaya pemenuhan gizi anak dapat dilakukan secara masif guna mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kediri ,” tuturnya.

Berkaitan dengan hal itu Pemerintah Kabupaten Kediri sendiri tengah melakukan langkah-langkah intervensi program dan kegiatan penurunan stunting bersama pihak terkait.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan terobosan inovatif dalam pencegahan dan penurunan stunting di daerah. Semuanya harus berkolaborasi bersama, baik pemerintah daerah, TNI ,Polri, maupun PKK baik kabupaten, kecamatan dan desa serta stakeholder terkait lainnya.

Upaya intervensi itu salah satunya adalah mengedukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam percepatan penurunan angka stunting.

Disamping itu diperlukan juga komitmen OPD dan pemangku kepentingan lainnya dalam percepatan penurunan angka stunting melalui program orangtua asuh.

Sementara itu, berdasarkan hasil Survei Status Gizi indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan RI prevalensi balita stunting di MBD sendiri mencapai 25,70 persen. (Ag)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.