Penderita DBD di Trenggalek Turun Drastis

Trenggalek,(MR)

Penurunan jumlah pende-rita penyakit demam berdarah di kabupaten trenggalek cukup signifikan. Berdasarkan data yang di peroleh dari RSUD dr.soedomo trenggalek, pada tahun 2010 yang lalu jumlah penderita demam berdarah tercatat sebanyak 1046 pasien, yang terbagi pasien laki-laki sebanyak 564 pasien, peremp-uan sebanyak 482 dan 5 pasien meninggal, pada tahun 2011 tercatat jumlah penderita demam berdarah133 terbagi pasien laki-laki sebanyak 80 pasien, perempuan sebanyak 13 pasien dan semua pasien bias diselamatkan. Dengan demikian bila kita amati secara lebih dalam terjadi penurunan pada pende-rita demam berdarah dari tahun-tahun berikutnya. Artinya pihak RSUD dr.soedomo trenggalek telah berupaya meng-eliminir (menekan) munculnya penyakit epidemi endemis ini.

Pihak Rumah Sakit Umum dr.soedomo trenggalek sendiri pasa tahun 2012 ini telah menye-diakan beberapa sarana tamba-han terkait kewaspadaan mun-culnya demam berdarah. Biasa-nya penyakit demam berdarah ini muncul di awal tahun januari hingga maret, untuk itu sarana extra atau tambahan yang telah di siapkan oleh pihak RSUD dr.soedomo trenggalek dianta-ranya bad cadangan, ruang perawatan, persediaan obatdan cairan yang cukup serta laya-nan dari petugas medis yang cepat dan tepat.

Pihak RSUD dr.soedomo trenggalek berharapa pada tahun ini jumlah penderita penyakit demam berdarah akan selalu mengalami penurunan, tentu hal itu telah dibarengi de-ngan etos semangat kerja secara cepat, tepat dan kebersamaan dari semua tenaga medis dan non medis. Demi menunjang layanan kesehatan pada masya-rakat yang memuaskan  pada 14 desember 2011 pihak RSUD melakukan Fakta integritas, dimana semua petugas dari direktur hingga bawahan teren-dah melakukan kesepakatan /ikrar secara bersama dengan satu tekad memberikan layanan yang semaksimal mungkin kepada pasien. >>Mlr/Kim

Related posts