Pemprov NTT Dituntut Atasi Krisis Pangan

Kupang,(MR)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta bekerja keras mengakhiri krisis pangan yang masih melanda di daerah itu. Salah satu langkah yang ditempuh ialah menjadikan daerah surplus pangan sebagai penyedia pangan bagi kabupaten yang dilanda krisis.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Komisi B bersama pemerintah di Gedung DPRD NTT, Senin (10/10). “Kita minta kepada pemerintah agar kabupaten yang surplus pangan menjadi penyedia pangan bagi kabupaten lainnya yang kekurangan pangan. Ini penting untuk mengatasi krisis pangan yang terjadi setiap tahun,” tutur Sekretaris Komisi B DPRD NTT Gabriel Suku Kotan.

Ia mengatakan kelangkaan pangan telah menjadi persoalan utama diNTT yang antara lain dipicu bencana alam, kekeringan, hingga gagal panen dan gagal tanam. Akan tetapi bencana kekeringan menurutnya tidak merata di NTT. Banyak wilayah ternyata memiliki cukup pangan seperti di Kabupaten Manggarai, Kupang, Manggarai Barat, dan Rote Ndao.

Selain itu, daerah lainya di Flores, Sumba, dan Timor memiliki cukup bahan lokal yang dijadikan sebagai pangan pengganti beras seperti umbi, kacang, dan jagung. “Kita juga harapkan pemerintah terus melakukan diversifikasi pangan. Artinya pangan tidak boleh hanya dari beras, tetapi juga berasal dari umbi dan jagung,” katanya. >> Moses

Related posts