Kab. Malang, (MR)
Masih belum banyak desa di wilayah kabupaten Malang yang menggarap potensi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), padahal keberadaannya dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat sekaligus menambah pemasukan kas desa. Untuk keberadaan pasar desa bisa menjadi alternatif yang bisa di kembangkan menjadi Bumdes.
Bupati Malang Rendra Kresna dalam beberapa kesempatan menyatakan keberadaan pasar desa dapat menggenjot perekonomian masyarakat secara langsung, oleh karena itu pemerintah kabupaten malang mendorong agar pasar desa dapat di kelola dengan manajemen yang baik.
“Untuk menggerakkan sektor perekonomian memang haruslah di mulai dari desa sesuai arahan presiden Jokowi, karena memang langkah ini cukup efektif,” terang Rendra.
Sesuai data yang di dapat dari dinas pemberdayaan masyarakat kabupaten malang, saat ini baru terdapat tiga desa yang serius menggarap keberadaan pasar desa menjadi Bumdes, yakni pasar Banjarejo, pasar Arjowilangun, pasar Beringin. Dari ketiga pasar tersebut ,pasar Beringin menjadi yang terbaik. Terbukti dengan modal awal sebesar Rp 350 kini pasar di kecamatan wajak tersebut asetnya mencapai Rp 750 juta. Saat ini di wilayah kabupaten Malang terdapat 57 pasar desa.
Meski pengelolahannya tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD), namun dana yang di gunakan untuk pemerliharaan ,renovasi dan revitalisasi pasar tersebut berasal dari banyuan kementrian pusat , contohnya adalah pasar desa Sumberoto kecamatan Donomulyo, yang di bangun kementrian Koperasi dan UMKM RI dengan anggaran dari APBN tahun 2016 senilai Rp 900 juta. Memang proposal yang kami ajukan untuk pembangunan pasar tersebut tahun 2016 , “kata Nanang Winarno Kabid Kelembagaan dan Koperasi Dinas Koperasi Dan UKM kabupaten Malang.
Di tambahkan Nanang ,tahun ini pihaknya juga mengajukan ususlan untuk renovasi dan rehabilitasi beberapa pasar desa yang ada di Kabupaten Malang ke Kementrian Koperasi dan UMKM.
“Kami ajukan program revitalisasi untuk 10 pasar desa di kabupaten Malang,” ungkapnya. Sayangnya ia enggan me-nyebutkan kesepuluh pasar yang di ajukan ke kementrian Koperasi karena sifatnya masih sebatas usulan.
Seperti pembangunan pasar Sumberoto , bisa di bilang sangat bagus untuk kategori pasar desa.Pasar yang di bangun dengan anggaran APBN sebesar Rp 900 juta dari kementrian Koperasi tersebut saat ini keberadaannya sangat membantu perekonomian masyarakat desa yang berbatasan langsung dengan kabupaten Blitar tersebut.
Pasar yang menjadi sentra perekonomian masyar-akat Desa di ujung barat Kabupaten Malang tersebut di resmikan Menteri Koperasi Dan UKM RI Anak Agung Gusti Ngurah Puspayoga beberapa waktu lalu.
Di tempat terpisah Bupati Malang Rendra Kresna juga berharap dengan keberadaan pasar desa di kabupaten Malang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat desa umumnya dan kabupaten Malang umumnya.
“Kita berharap dengan dorongan dari pemerintah Kabupaten Malang dalam hal ini Dinas Koperasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat mendorong optimalisasi tentang keberadaan pasar desa , nantinya dapat menjadikan pemerataan pembangunan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang,”pungkas Rendra. >>Giz
