Ciamis, (MR)
Pelaksanaan Bimtek kurikulum 2013 (K.13) tingkat Guru SMPN wilayah Kabupaten Ciamis, menurut pantauan media rakyat ke salah satu TPK (tempat pelaksana kegiatan ) di SMPN 8 berjalan aman dan lancar. Iman Budiman salah satu tim pendamping (LPMP) Jawa Barat ketika di hubungi koran ini terkait kegiatan Bimtek mengatakan, pelaksanaan aman dan lancar dengan baik, dari mulai pembukaan peserta dan persiapan fasilitator, Bimtek K.13 di berikan bagi guru-guru yang ada ti TPK (tempat pelaksanaan kegiatan).
SMPN 7 sebagai iduk klaster dan TOK SMPN 8 sebagai anggota dari induk klaster bahan materinya 4 mata pelajaran di antaranya pelajaran bahasa indonesia, pelajaran IPS 3 prakarya, seni budaya. Jumlah pesereta 80 orang dan masing-masing kelas 20 orang guru sasaran sekolah K.13 ada di 35% karena pemerintah.
Dalam hal ini di bagi beberapa tahapan yaitu tahap pertama 2013 berjumlah 6%, kemudian tahun 2014 19% dan 2015-2016 menjadi 25% sekarang 2017 di tambah 35% lebih kurang 60%tujuan dari BIMTEK K13. Agar semua guru dapat memahami apa yang terjadi mengenai perkembangan K.13 bahwa menjadi bagian dari kurikulum nasional sekolah wajib melaksanakanya.
Masih di tempat yang sama Hj. Lili Chauliyah,S.pd.,mpd selaku penanggung jawab kegiatan K.13 menambahkan, di harapkan dengan adanya pelaksanaan Bimtek K.13 sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah di terapkan pada pedoman Bimtek dari (LPMP). Kemudian kami harapkan guru-guru dapat mengimplementasikan K.13 di tahun sekarang sehingga target pengimplemetasian ini menjadi bertambah harus betul-betul mampu menangkap rohnya K.13 jangan hanya menjadi label saja, jangan sampai terjadi seperti itu.
Kemudian perubahan mainset cara pikir, cara pandang, bagaimana tentang mempersiapakan rencana pengajaran untuk siswa di kelas sehingga dengan pendekatan, pengetahuan, di harapkan menjadi satu proses pembelajaran dapat merubah prilaku siswa karaker siswa.
Asep Rusmawan,S.pd ketua panitia pelaksana Bimtek guru sasaran, SMPN 8 sebagai anggota dari induk klaster jumlah peserta 80 orang guru peserta, dan kegiatan ini di mulai tanggal 15-20 Mei, tujuan tersebut melakukan pendampingan kepada guru-guru mata pelajaran, terkait dengan K.13 bagaimana mengimplementasikan kurikulum di lapangan mulai dari struktur kurikulumnya kemudian kebijakan dan actionnya di lapangan. >>Hr
