Lahat,(MR)
KEMBALI, pasien dan keluarga pasien mengeluhkan air yang berada di kamar mandi kosong, sehingga cukup menyulitkan untuk melakukan keperluan sehari-hari menggunakan sarana tersebut.
Salah satu pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat meminta namanya dirahasiakan mengatakan, semenjak masuk ke RSUD di kamar mandi sama sekali tidak ada air, sehingga cukup menyulitkan untuk beraktifitas, misalnya membersihkan badan, dan lain sebagainya.
“Saya sudah dirawat di RSUD sudah beberapa hari, tetapi ketika akan ke kamar mandi air di dalam bak sama sekali tidak ada. Jadi terpaksa saya turun ke bawah menuju WC umum, ternyata air di sana begitu banyak,” katanya ditemui, Kamis (19/4).
Nah, untuk itulah, kepada pihak RSUD sekiranya agar dapat diperhatikan sedemikian rupa agar sarana prasarana air bersih dapat dipenuhi, hal ini begitu urgent (mendesak, red).
“Jangan sampai masalah air ini dibiarkan berlarut-larut, walaupun di kamar pasien lain ada airnya, kok di sini tidak ada. Mohon diperhatikan dengan serius,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Lahat dr Hj Laela Cholik MKes menuturkan, pihaknya setiap pagi sekitar pukul 07.00 WIB selalu memanggil kendaraan tangki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lematang untuk mengisi bak penampungan yang ada.
“Memang untuk RSUD ada PDAM, akan tetapi air yang keluar kecil sekali, dan sangat tidak memungkinkan mengalir seluruh ruangan. Oleh sebab itu, setiap pagi kita memanggil mobil tangki PDAM untuk mengisi bak penampungan kemudian disalurkan ke setiap ruangan kamar,” katanya.
Nah, persoalan WC umum tersebut, sebelumnya, pihak RSUD Lahat sempat menutupnya, karena menjadi permasalahan yang cukup serius. Selanjutnya atas permintaan dari keluarga pasien dibuka kembali.
“Tentunya ini, buka kehendak dari RSUD, melainkan keluarga pasien menginginkannya. Adanya pembayaran di WC umum tersebut, kita tidak pernah mematoknya, tetapi seikhlasnya saja. Sebab, kita setiap hari harus membersihkannya supaya tidak bau dan kotor,” pungkas Hj Laela.
Terpisah, Direktur PDAM Tirta Lematang Kabupaten Lahat Drs Ruslan Haffani mengemukakan, pihaknya selalu mendistribusikan air ke RSUD tiada henti-hentinya. Bila perlu kalaupun kurang, siap mengirimkan kendaraan tangki.
“Kendaraan tangki PDAM selalu mengisi kebutuhan air di RSUD, kalaupun ada pipanisasi yang terhambat dan pihak RS meminta untuk memperbaikinya, maka akan kita kerjakan agar lancar kembali,” tandasnya. >>Muhammad
