Natuna, (MR)
Gebrakan yang dilakukan oleh Presiden RI Jokowi, untuk melakukan penerangan diseluruh pelosok tanah air, terlebih, di daerah perbatasan, pantas diacungi jempol. Program orang no satu di Bumi Nusantara ini, terkait melistriki pulau-pulau terdepan khusunya Kabupaten Natuna dan Anambas, harus Kita dukung penuh. Buktinya, 4 mesin besar berkafasitas 4 mega telah didatangkan ke Kabupaten Natuna, proses pengiriman sudah mulai dilaksanakan, oleh pihak ketiga. Sementara PLN Rayon Ranai hanya sebagai fasilitator selama pengiriman hingga pemasangan berlangsung, ungkap Manager PLN Rayon Ranai Fauzar Zain usai melakukan pengecekan bongkar muat mesin di Penagi Kelurahan Bandarsyah kecamatan Bunguran Timur, senin malam (17/8).
“Untuk proses pengiriman mesin dari Jakarta ke Ranai, segala peralatan seperti mesin pengangkut alat hingga lain sebagainya seluruhnya masih tanggungjawab pihak ketiga. Apalagi jumlah mesin yang dibawa pakai kapal tongkang. Hal ini karena ada mesin 4 mega untuk kabupaten Natuna dan 4 mega lagi untuk Kabupaten Anambas,” ungkapnya.
Dijelaskannya, dengan masuknya penambahan mesin 4 Mega ini dapat menjawab kekurangan daya yang selama ini dirasakan oleh masyarakat. Dengan demikian total daya yang dimiliki PLN Rayon Ranai menjadi 10 mega. Dengan begitu diperkirakan Kabupaten Natuna jika ada penambahan jaringan listrik, diharapkan bisa berjalan lancar. Namun dengan masuknya 4 mega pihaknya belum bisa memastikan kapan akan bisa beroprasi karena butuh proses, yang pasti dalam waktu dekat, sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Ranai dan sekitarnya. katanya
“Untuk waktu pengoprasian mesin tambahan 4 Mega itu sendiri, masih dalam proses pemasangan dan untuk pengoperasi akan diusahakan secepatnya, karena kita belum bisa memastikan kapan akan dikoneksikan, yang pasti diperkirakan selesai dalam waktu dekat ini,” ungkapnya, tanpa bisa memastikan berapa minggu waktu melakukan penggabungan mesin.
Meski sudah ada penambahan mesin baru, namun PLN, masih memastikan menjalin kerjasama dengan pihak BGP. Artinya MoU masih terus berlanjut, selama pihak BGP menyanggupi kebutuhan pasokan listrik di PLN rayon Ranai. Sementara kebutuhan beban puncak 5 mega, dan masih di handle oleh pihak BGP, dengan tambahan 4 mega dari pemerintah pusat, shingga total yang ada sekarang berjumlah 10 Mega.
Mudah-mudahan dengan total itu bisa melayani kebutuhan mayarakat Natuna yang sekarang sudah ada antriannya berjumlah 1450 calon pelanggan, termasuk Masjid Agung,” jelasnya. PLN Rayon Ranai, sebagai PLN induk membawahi sembilan sub rayon diantaranya sub rayon Tarempa, sub Ladan yang berada di Palmata, sub rayon Letung, sub rayon Wala Maras, sub rayon Sedanau, Midai, Serasan, Kelarik, dan Tambelan. >>Roy
