Nasdem Miliki Dua Jago Potensial Di Pilgub Jatim

Kab. Malang, (MR)
Meski perhelatan demokrasi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) masih terhitung lama dalam ukuran waktu, yaitu 2018, partai -partai politik sudah mulai melakukan memanasi mesin-mesin politikya. Parpol – parpol tersebut saat ini tengah menjaring figur yang dianggap pantas dan layak untuk maju sebagai jagoannya.

Tidak terkecuali Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang notabene hanya memiliki empat kursi di DPRD Jatim. Padahal, syarat untuk mengusung pasangan calon dalam perebutan kursi gubernur dan wakil gubernur Jatim 2018-2023 ini membutuhkan 20 kursi. Sehingga Nasdem membutuhkan 16 kursi lagi untuk mengusung jagoannya.

Dengan kondisi tersebut, Nasdem secara selektif melakukan penjaringan tokoh-tokoh potensial yang akan diusungnya. Sejumlah nama yang telah dibidik Nasdem di antaranya Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar, anggota Fraksi Nasdem DPR Hasan Aminuddin, Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Tetapi, pada akhirnya hanya ada dua nama yang bahkan tidak termasuk dalam radar Nasdem waktu itu. Dua nama yang mengurucut ini adalah Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
Hal ini dipertegas oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Jatim Rendra Kresna. Dia menyatakan bahwa dua nama inilah yang memang intens dibahas sebagai jago yang nanti akan diusung di Pilgub Jatim.

“Dua nama ini yang potensial dan memiliki kans sebagai kandidat kuat Nasdem di Pilgub 2018,” ucap Rendra, Jum’at (21/04). Dia juga mengatakan bahwa dua nama itu ,saat ini terus dibahas bersama dengan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh.

Mengerucutnya dua nama ini didasarkan pada popularitas serta ketokohan mereka yang selama ini telah teruji dalam berbagai tugas yang diembankan negara. “Bu Khofifah mewakili perempuan dengan kekuatan massa Muslimat. Sementara Gus Ipul (sapaan Saifullah) dengan kekuatan Ansor-nya. Keduanya berpeluang menang mengingat Jatim basisnya NU,” ujar Rendra.

Ditanya mengenai tandem dari salah satu nama yang nantinya akan diusung Nasdem ini sebagai calon wakil gubernur Jatim, Rendra mengatakan masih menunggu instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem. Namun, dia juga telah berkomunikasi dengan sejumlah partai dalam upaya menjaring calon Jatim 2.

Selain terus menggodok para jago yang akan diusung, Nasdem juga membuka pintu koalisi lebar-lebar kepada partai yang ingin bersama-sama dalam pilgub Jatim nanti.

“Kami tentunya membuka lebar pintu koalisi kepada berbagai partai yang ada,” pungkas Rendra yang oleh banyak pihak juga digadang-gadang sebagai kandidat bakal calon dalam Pilgub Jatim tahun 2018 nanti. >>Giz

Related posts