Monumen Geger Hanjuang Sebagai Spirit Bagi Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya

SejarahTasikmalaya, (MR)
Sejarah Pemerintah Tasikmalaya di mulai dari Tawang Galunggung, Sukakerta, Sukapura, Manonjaya, Tasikmalaya, dan kemudian sekarang di Singaparna, ditandai dengan rentetan peristiwa historis yang unik.Bergerak searah dengan perkembangan masa kerajaan, masa kolonialisme, masa perjuangan kemerdekaan dan masa kemerdekaan, merupakan sebuah catatan yang patut kita renungkan. “Sejarah adalah refleksi yang bukan hanya dokumen masa lalu melainkan cermin bagi masa depan yang akan menjadi panduan jalan dan kesaksian bagi generasi saat ini.

Dengan peringatan Hari Jadi Tasikmalaya kita dapat mentransformasikan nilai-nilai positif masa lalu bagi kehidupan kita saat ini, dan kehidupan kita di masa yang akan datang, dengan cara berkarya dan berkarsa secara lebih baik, untuk diri kita dan masyarakat pada umumnya, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, menegaskan hal itu pada acara peringatan Hari Jadi Tasikmalaya ke-905 dalam rangka mengenang sejarah lahirnya Tasikmalaya di Monumen Geger Hanjuang Desa Linggamulya Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (22/8/2016).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Abdul Kodir, M.Pd.,para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, Unsur Muspida, tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Bupati mengatakan, keberadaan kompleks monumen Geger Hanjuang memang belum sepenuhnya dibangun secara lengkap dan komprehensif sebagai sebuah ikon historis. Namun Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkeyakinan, bahwa spirit psikologis-lah yang diharapkan memiliki pengaruh lebih kuat kepada kita masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.” Spirit psikologis yang saya maksud adalah sebuah monumen yang memancarkan ketangguhan hati dan ketetapan batin untuk menghargai dan mewarisi semangat juang para leluhur,” ujar Bupati.

Bupati berharap, momentum sejarah Geger Hanjuang harus dapat menjadi kebanggaan bagi generasi saat ini dalam mengenang keberhasilan pembangunan pemimpin terdahulu. ”Saya juga akan bangga jika hasil pembangunan dimasa kepemimpinan saya akan dikenang oleh anak cucu kita nanti”, imbuh Bupati.

Bupati Uu, memberikan dorongan kepada orang tuaagar secara sungguh-sungguh da-lam mendidik anak-anaknya. ”Kepada orang tua, mari kita lakirkan generasi yang tangguh, kuat iman dan akidah serta kuat dalam ekonomi dengan pendidikan yang baik”,ujarnya. Dengan pendidikan yang ber kualitas, tegas Bupati, suatu saat nanti akan lahir pemimpin nasional berasal dari Kabupaten Tasikmalaya”. Dengan potensi SDM yang baik, tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang akan lahir Menteri, Duta Besar bahkan Presiden dari tanah Sunda, khususnya dari Tasikmalaya,” ujar Bupati. Pada kesempatan tersebut Bupati membagikan sembako bagi masyarakat sekitar Monumen Geger Hanjuang dan meninjau pelayanan kesehatan gratis. >> Iin K/Widayanti

Related posts