Tangerang, (MR) – Masa pandemi covid 19,yang sedang melanda Indonesia semua masyarakat,terfokus dengan himbauan Pemerintah harus tetap di rumah,selalu cuci tangan,jaga jarak pergerakan manusia.
Proses aturan serta himbauan pemerintah,dan masyarakat sudah mengikuti anjurannya .Namun untuk bantuan yang sekarang ini diharapkan masyarakat,mengingat penghasilan sudah sangat tidak jelas sehingga segera mungkin Pemerintah Daerah harus secepatnya bisa menurunkan bantuannya kepada masyarakat.
Dari hasil monitoring bantuan yang terdampak covid 19 di wilayah Kab/ Kota Tangerang sampai saat ini masih tahap validasi data,sehingga masyarakat belum tersentuh bantuan langsung tunai (BLT ) melalui Perintah Pusat,Provinsi maupun Daerah.
Dari beberapa Kepala Desa yang ada di kabupaten tangerang hingga sampai saat ini (30-4-2020) belum ada bantuan secara menyeluruh terhadap masyarakat yang terdampak covid 19,malah kepala Desa merasa tidak mengerti bagaimana bantuan ini,yang gencar di atas (pusat) sudah turun tapi ke bawah (masyarakat) belum di rasakan.
sementara ini untuk di wilayah kota Tangerang ,untuk bantuan Provinsi melalui bantuan langsung tunai sebesar 600.000 sudah bisa dirasakan masyarakat,tapi yang menerima baru di kecamatan Batu Ceper dan kelurahan Batu ceper,Poris gaga,untuk kecamatan lain dalam tahap validasi data penerima manfaat.
Harapan Masyarakat yang dapat di laporkan hasil temuan Media Rakyat dilapangan,merasa bingung dengan bantuan ini yang sampai saat ini menunggu bagaimana aparatur Pemerintah Daerah bisa sigap dalam menyalurkan batuan yang terdampak covid 19 sehingga tidak ada lagi kesenjangan sosial di masyarakat .(Sihar /Handri.M)
