Natuna, (MR)
Setiap tahun, peringatan Hari Ulang Tahun Repoblik Indonesia telah dikumandangkan. Dari Sabang sampai Merauke, seluruh Bangsa ,baik tua maupun muda,di wajibkan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Karena, Bangsa yang baik, adalah Bangsa yang ingat akan perjuangan Pejuang yang terdahulu.Di usia yang ke 71, sudah seharusnya, jeripayah para pejuang kita terdahulu, termasuk sudah matang.Ibarat, manusia, sudah Tua.Namun kemerdekaan itu, terkadang hanya dinikmati sebahagian besar saja.Fakta rakyat masih banyak menderita , di tanah air yang banyak dilimpahkan kekayaan alam.
Tidak terkecuali di Kabupaten Natuna. Kabupaten yang sudah berdiri 16 tahun silam , turut memeriahkan HUT RI ke 71 .Namun hari Ulang tahun Kemerdekaan Repoblik Indonesia Tahun ini, agak berbeda dari biasanya.Berbagai perlombaan , permainan rakyat , biasanya rutin digelar, namun tahun ini tidak ada. pada hal masyarakat Natuna, sangat mendambakan hiburan rakyat . Jika dulu, permainan rakyat seperti panjat Pinang, tarik tambang, salah satu permainan rakyat yang diminati masyarakat. Tahun ini kegiatan tersebut nihil.
Kabar burung beredar, ketikadanya kegiatan itu dikarenakan, minimnya anggaran sehingga berbagai permainan rakyat yang biasanya dilakukan dipangkas.Berbagai silang pendapatpun terdengar, ada yang kecewa dan ada tidak.Meski kegiatan panjat Pinang tidak ada, namun HUT RI tahun ini, sangat spesial bagi masyarakat Natuna. Pasalnya, Natuna kedatangan tamu istimewa, yakni menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti.Kedatangan Menteri KKP ini, sekaligus menjawab, berbagai pertanyaan yang selama ini menjadi keraguan bagi masyarakat Natuna.
Kunjungan Bu menteri, untuk memberikan berbagai bantuan kepada Nelayan Natuna, sekaligus untuk melakukan penenggelaman sejumlah kapal asing yang ditangkap akibat ilegal fising.”Hari ini Saya datang untuk menunaikan janji, memberi kan bantuan kepada Nelayan Natuna agar perekonomian lebih layak.”Susi yang hadir pada saat HUT RI di Kabupaten Natuna, berselpi ria bersama sejumlah masyarakat Natuna.
Bertempat di pantai kencana, Bupati Natuna Hamid Rizal, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Meski cuaca sangat Panas, namun kegiatan upacara kemerdekaan Indonesia di ujung utara NKRI, berjalan dengan hikmat dan lancer.Upacar HUT tahun ini sedikit berbeda. Jika tahun lalu banyak anak sekolah jatuh pisang , saat mengikuti upacara, tahun ini hanya segelintir saja.
Dentuman suara meriam, menandakan detik- detik proklamasi telah dimulai. Alunan suara pokal grup siswa siswi SMA , semakin memeriahkan HUT RI ke 71, 17 Agustus 2016.Di tambah lagi dengan permainan Drumband . Hal ini membuat sejumlah penonton bersorak, tanpa memperdulikan teriknya sengatan matahari.. Tidak ketinggalan Ketua DPRD Natuna Yusripandi, dengan lantang membacakan detik- detik proklamasi.
Sementara di dinding panggung terpampang lebar slogan Pemerintah daerah , bertuliskan “ Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi, Guna meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat”.Dalam acara tersebut, hadir unsur SKPD, FKPD, bahkan Mantan Bupati Natuna Ilyas sabli, tanpak hadir dalam acara tersebut, satu panggung dengan Ketua DPRD Natuna.Acara perhelatan HUT RI ke 71 berjalan lancar. Bupati Natuna bersama menteri, berselpi ria dengan masyarakat natuna.Hal ini membuktikan bahwa Pemimpin daerah ini dekat dengan rakyat.
Sore harinya dilakukan upacara Penurunan bendera. Namun kali ini para pengunjung tidak sebanyak, waktu penaikan bendera. Pada malam hari ada temu ramah( malam kenegaraan) dengan sejumlah pejabat natuna .Pada acara tersebut, panggung hiburan rakyatpun digelar.Tidak lupa mantan Bupati natuna menyumbangkan sebuah lagu untuk me nghibur masyarakat. Semoga dengan HUT RI tahun ini, kecintaan kepada tanah air semakin tinggi. Hidup NKRI, rakyat Natuna tetap bersamamu. >>Roy
