Kediri, MR – Lumbung Padi Budi Luhur 1 di salah satu Dusun Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri Jawa Timur, keberadaan lumbung padi ini sudah lama masih eksis bertahan. Pada hal dibedol rutin setiap tahun, dan hasilnya dikembalikan untuk warga anggota. Tumpukan karung gabah memenuhi sebuah gudang berukuran 5×7 meter. Ya, itulah keberadaan lumbung padi BUDI LUHUR 1 yang merupakan andalan warga. Lumbung padi sejak puluhan tahun itu didirikan warga sebagai antisipasi ketersediaan pangan kala musim paceklik datang. Gabah yang dikelola Budi Luhur 1 ini nantinya untuk dibagikan kepada 33 warga kepala keluarga di Dusun, berton- ton gabah tersimpan di lumbung.
Kepala Desa Puhjarak Drs.Sugiyo mengatakan,” Untuk peminjaman tergantung kemampuan anggota. Sedangkan pengembalian dengan sistem mengembalikan gabah yang dipinjam ditambah jasa pinjaman, jadi misalnya warga pinjam 1 kwintal, saat panen pengembalian ditambah 1/4nya. Lumbung Padi ada beberapa yang dikelola oleh Dusun masing-masing. Disamping melakukan simpan pinjam gabah, juga ada simpan pinjam dari program pertanian Puap yang saat itu tahun 2009 masih berjalan, dan juga ada kegiatan arisan setiap tanggal 10.00 malam,” Ungkapnya.
Menyebutkan pengeluaran gabah di tahun ini tergantung gabah yang diterima saat panen. Hasil panen yang maksimal Lumbung bisa menampung gabah melimpah, lumbung yang berdiri sudah sejak lama ini, sekarang Lumbung Padi Budi Luhur 1 mempunyai anggota 33 Kepala Keluarga. Keberadaan lumbung padi tersebut menjadi andalan warga sekitar. Khususnya saat musim paceklik, tujuannya awal dibangunnya lumbung padi tersebut untuk ketahanan pangan.(Ag).
