Lomba Marawis Se-kabupaten Karawang di Panggung Disbudpar

pembukaan-Lomba-MarawisKarawang,(MR)

SEBAGAI wujud Kepedulian terhadap bidang seni budaya Bupati membuka gelaran lomba Marawis se-Kabupaten Karawang yang diselenggarakan oleh Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia dan MUI bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karawang sebagai tuan rumah, lomba ini di buka langsung pada Selasa (9/4) oleh Bupati dengan simbolis menabuh Bedug sebagai tanda dimulainya lomba ini.

Dalam sambutannya Bupati berujar bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya masyarakat Iislamsekaligus memanfaatkan keluhuran seni dan budaya Islam dimaksud sebagai sarana atau media strategis dalam syi’ar Islam di Kabupaten Karawang,terlebih apabila kita melihat kenyataan kehidupan di masa sekarang, dimana pengaruh arus budaya modern yang semakin memprihatinkan kalangan masyarakat kita, seakan tak dapat dibendung, bahkan cenderung lebih kuat dari budaya asli   kita sendiri.Ujarnya

Selanjutnya Bupati berharapsemoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai agenda rutin atau bahkan ditingkatkan meliputi berbagai seni tradisional bernuansa islami lainnya, sehingga pada gilirannya nanti akan memberikan kontribusi tersendiri terhadap pencapaian Visi”Karawang Sejahtera Berbasis Pembangunan Berkeadilan Dilandasi Iman dan Taqwa” serta Misi “Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat Yang Cerdas, Sehat,Berbudaya Dan Religius Yang Harmonis”. Ungkapnya

Menurut Bupati  bahwa kegiatan ini adalah hal yang sangat positif sekali walau yang menyelenggarakan Perhimpunan Hotel dan Restoran, namun mengadakan lomba yang budayanya bernuansa Islam, yang bekerjasama dengan MUI dan Disbudpar maka dari itu Bupati sangat apresiasi sekali. Kita juga perlu menyadari tiga hal penting bahwa “dengan ilmu hidup kita bisa menjadi mudah, dengan Iman Hidup menjadi terarah kemudian dengan seni hidup bisa menjadi indah”, jadi jika kita sinergikan bila kita miliki ilmu iman dan seni maka hidup kita akan mudah terarah dan indah” begitu ujar Bupati menuturkan. >> Warsian

Related posts