mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Lestarikan Budaya , Bupati dan Wabup Turut Eksibisi Budaya di Kepri

Published on May 10 2013 // Nusantara

N0 13, BUPATI dan Wabup bertanding gasing di Kota Piring, Kota TanjungpinangNatuna,(MR)

BUPATI Natuna bersama Wakilnya, pekan lalu secara resmi mengikuti Eksibisi Budaya, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tepatnya kawasan Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang. Eksibisi Budaya itu untuk memperkenalkan kembali permainan gasing, serta kesenian Melayu tempo dulu yang hampir punah dimakan jaman. Oleh karena itu, kegiatan Eksibisi ini, mengikut sertakan generasi tua dan muda, dan diselenggarakan selama lima hari, dari Sabtu 27 April hingga Kamis 2 Mei. Adapun kegiatan yang dilaksanakan, terdiri dari permainan gasing, kesenian Mendu dan Alu. Hadir dalam Eksibisi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Natuna, Yusripandi, atau biasa disapa Ujang Tanjung, dan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Natuna, Erianto.

Wakil Bupati Natuna Imalko berharap, dengan terselenggara Eksibisi Budaya dapat mengajak seluruh masyarakat Melayu untuk tetap menjaga dan melestarikan permainan Gasing, kesenian Mendu dan Alu. Karena permainan dan kesenian ini merupakan warisan dari leluhur yang harus dilestarikan hingga anak cucu. “Tugas kita bukan hanya melestarikan di tanah Melayu, kalau bisa secara nasional,” katanya. “Kita harus bangga punya permainan dan kesenian tradisional,”.

Hadisun, selaku Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan dan Pendidikan Luar Sekolah Disdikbud Natuna, mengatakan, melestarikan tradisi Melayu sangat besar manfaat bagi pelaku seni, sekaligus masyarakat. Apa saja manfaatnya? Kata Hadisun, pelaku seni, seperti pemain Gasing, kesenian Mendu dan Alu, mereka akan memperoleh bayaran dengan digelarnya seni itu ke-beberapa daerah.

Sedangkan bagi masyarakat, khususnya pedagang bisa menggelar dagangannya dipagelaran seni. “Saya berharap penyenggaraan Eksibisi budaya bukan hanya di Indonesia, kalau bisa keluar negeri,” katanya. “Kedepan, para turis asing sudah mengenal tradisi ini, tidak tertutup kemungkinan akan hadir dalam pegelaran seni, dan manfaatnya jelas untuk masyarakat,”.tuturnya.

Sementara, dalam pembukaan acara pergelaran Bintan Fishing Festival dilaksanakan Dinas Pariwisata Bintan di Desa Berakit, kesenian Mendu dan Alu Natuna turut menyemarakan suasana. “Semoga kesenian ini dapat menggugah masyarakat Melayu Kepri untuk melestarikan kembali,” kata Ketua KNPI Natuna, Erianto. “Kita jangan malu melestarikannya, karena kesenian ini dari leluhur kita sendiri,”. tuturnya >> Roy

Leave a comment