Lebak, (MR)
Bertempat di Aula Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02 Lebak sebanyak 50 guru SKh dari gugus 1 dan gugus 2 ikuti workshop pengembangan instrumen identifikasi assesmen penempatan (IAP), Program pengembangan individu dan penilaian hasil belajar tahun 2016 yang dilaksanakan selama 3 hari mulai 25 sampai 27 September 2016.
Ketua panitia penyelenggara kegiatan workshop, Agus Hamami yang ditemui Media Rakyat mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan diantaranya tersedianya kesempatan bagi anggota Kelompok Kegiatan Guru (KKG) PK dan LK Dikdas untuk saling bertukar pengalaman dan saling memberi umpan balik demi terwujudnya peningkatan profesionalisme anggota kelompok kerja.
“Dengan adanya workshop ini juga diharapkan dapat mewujudkan pengembangan kerja, kenaikan pangkat dan jabatan guru PK dan LK yang diikuti dengan penambahan atau peningkatan pengetahuan dan wawasannya tentang instrumen identifikasi assesmen penempatan (AIP), program pembelajaran individual dan penilaian hasil belajar terwujudnya kemampuan pandagogik dan kemampuan profesionalisme dalam mengajar ABK,” papar Agus.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan workshop diselenggarakan oleh KKG SKh Gugus 2, namun pesertanya berasal dari KKG gugus 1 dan 2. Kami berharap dengan diadakannya kegiatan rutin para guru yang tergabung dalam KKG ini dapat terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi para guru demi terwujudnya tujuan penyelenggaran pendidikan dan layanan bagi anak berkebutuhan khusus. “Adapun hasil yang diharapkan dengan kegiatan workshop KKG ini adalah peningkatan frekuensi, instensitas dan kebersamaan melalui saling tukar pikiran dan pengalaman antar guru guru PK dan LK dalam KKG. Mudah mudahan dengan kegiatan ini apa yang menjadi tujuan penyelenggaraan pendidikan di sekolah khusus dapat tercapai,” Pungkasnya. >>Tatang/Binsar
