CARA pembayaran kepada pemilik pompong akan di hitung jarak tempuh para pemilik pompong. Karena ini akan lebih menguntungkan bagi seluruh pemilik pompong pengangkutan anak sekolah. Kita pembayaran dengan para pemilik pompong di hitung jarak tempuh pompong tersebut karena jika kita menghitung per siswa kita kasihan dengan pemilik pompong yang hanya mengangkut 2 atau 3 siswa saja. “Cara pembayaran para pemilik pompong yang mengangkut anak sekolah dengan cara dihitung jarak tempuh pompong tersebut,” Ujar Herianto selaku Kepala Dinas Pendidikan.
Jika kita menghitung persiswa yang naik ke pompong itu maka akan menguntungkan bagi pompong yang mengangkut siswa/siswi banyak dan bagi pompong yang hanya mengangkut siswa/siswi hanya 3 atau 4 orang pasti akan rugi. “jika di bayar dengan cara hitung persiswa maka akan menguntungkan pemilik pompong yang mengangkut banyak siswa sedangkan yang sikit bakalan rugi,” Ujar Herianto.
Herianto menambahan jika kita mengikuti permintaan para pemilik pomong yang hitung persiswa anggaran kita gak bakalan cukup untuk membayar mereka karena anggaran yang di miliki terbatas, Setelah di hitung-hitung jika kita mengikuti apa yang para pemilik pomong mengenai pembayaran hitung persiswa maka anggaran yang di miliki pasti tidak akan cukup.
Saat di singgung masalah pembayaran tahun lalu Herianto menuturkan bahwa dirinya akan membantu semaksimal mungkin agar bisa segera mungkin di bayarkan kepada para pemilik pompong pengangkut anak sekolah. “Akan di usahakan secepat mungkin hutang di tahun 2011 di bayarkan di tahun 2012 ini,” tuturnya. >> Frans

