Ketua Komisi III DPRD Natuna Berharap APBD 2013 Dapat Terserap Dengan Baik Secara Merata

Natuna,(MR)

USAI melaksanakan Sholat Dzuhur, Ketua Komisi III DPRD Natuna, Mustamin Bakri memasuki ruang komisi. Meski jam istirahat, Ia disibukkan dengan sejumlah tumpukan berkas di meja kerjanya. Duduk bersandar, Ia pun mempersilahkan wartawan Koran ini beserta rekannya memasuki ruangan. Silahkan Duduk, kata sosok lelaki berkumis tipis itu ramah. Sekata demi kata, Ia pun mengutarakan niatnya, agar rencana pengesahan APBD murni tahun 2013, menitik beratkan kepada kepentingan masyarakat.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, RAPBD Kabupaten Natuna tahun 2013 akan segera dibahas, setelah Bupati Natuna menyampaikan pidato Nota Keuangan Daerah pada tanggal 10 Desember 2012, “Setelah kepala daerah menyampaikan nota keuangan APBD ini, langsung kita bahas. Kalau terkejar, bulan Desember kita ketok, paling lambat bulan Januari mendatang,” kata Mustamin S.sos Msi, mengawali pembicaraan.

APBD murni Kabupaten Natuna berkisar Rp.1,3 triliun mengalami penurunan sebesar Rp 200 milyar dari tahun sebelumnya Rp.1,5 trilyun. Menurut Mustamin, penurunan APBD Natuna pada tahun 2013 ini disebabkan karena berkurangnya jumlah produksi minyak secara nasional, sebab sumber utama PAD Natuna dari DBH migas, karena jumlah produksi minyak secara nasional mengalami penurunan, maka jumlah penerimaan daerah mengalami penurunan, ini aturan yang terapkan oleh pemerintah pusat bagi daerah penghasil, ungkapnya.

Meskipun demikian, Mustamin menyebutkan jumlah APBD Natuna tahun 2013 mendatang sebesar Rp.1,3 triliun itu sudah cukup besar dan wajib disukuri, sebab sewaktu masih bergabung bersama Anambas dulu, ABPD Natuna juga berkisar diangka Rp.1,5 dan Rp 1,3 triliun, “Menurut saya Rp.1,3 triliun sudah besar karena kita sudah pisah sama Anambas,” tinggal bagaimana cara Pemerintah untuk meminit anggaran ini, agar menyentuh masyarakat.

Dari anggaran APBD Kabupaten Natuna tahun 2013 mendatang, diperkirakan sebesar Rp.1,3 triliun, Mustamin berharap, anggaran tersebut benar-benar dapat dipergunakan secara maksimal dan terserap secara merata disetiap kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Natuna untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. “ Saya berharap kepada Pemerintah Daerah sebagai pengelola keungan daerah, agar anggaran daerah pada tahun 2013 mendatang dapat terserap secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan Visi Misi Bupati Natuna untuk mewujudkan masyarakat Natuna yang Sejahtera, Merata dan Seimbang ,” tambah Mustamin.

Ada beberapa catatan dan sumbang pikiran dari kita kepada Bupati Natuna, disampaikan oleh dirinya ketika rapat bersama beberapa waktu lalu diantaranya, meminta kepada Bupati Natuna untuk melanjutkan atau menyelesaikan froyek-proyek fisik yang sampai saat ini masih belum selesai, seperti pembangunan Gedung DPRD Natuna, pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah dan bangunan-bangunan lain yang belum terselesaikan. Kita berharap proyek pembangunan ini segera diselesaikan, “ Saya sudah sampaikan kepada pak Bupati, agar pada tahun 2013 mendatang proyek-proyek yang belum selesai ini bisa dilanjutkan, sayang jika terus terbengkalai seperti ini, masak sudah 13 tahun jadi kabupaten gedung DPRD aja belum ada,” terangnya.

Selain itu, ada beberapa proyek fisik, belum selesai pengerjaannya tersebar di empat kecamatan yakni, Bunguran Barat (Sedanau) Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Bunguran Utara (Kelarik) dan Kecamatan Pulau Laut. Secara rinci Ia menyebutkan satu persatu nama proyek fisik ini, sepertinya menjadi catatan khusus bagi dirinya sebagai kontrol dari peyelenggara pemerintah, dengan harapan pemerintah daerah dapat melanjutkan pengerjaan proyek yang belum rampung, tujuannya agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Saya sebutkan satu persatu nama proyek itu, agar kita sama-sama tau terang Mustamin. Di Kecamatan Bunguran Barat-Sedanau ada proyek lanjutan pelabuhan Semedang, lanjutan proyek pelabuhan beton Sedanau Timur -Tanjung Sebauk, lanjutan proyek lapangan tenis di Sedanau, lanjutan proyek jalan Kusuma Bangsa, lanjutan proyek jalan Sunaryo menuju MAN Natuna, lanjutan proyek jalan pelantar Bugis, lanjutan proyek pelantar genting tengah dan yang tidak kalah penting proyek lanjutan jalan poros Kartini kelurahan Sedanau dan jalan penghubung beton bertulang dari desa Pian Tengah menuju desa Desa Mekar Jaya, itu proyek prioritas untuk kecamatan Bunguran Barat yang harus diselesaikan, ungkap Bustamin S.sos Msi.

Sedangkan kecamatan Bunguran Utara-Kelarik Menurut Bustamin, ada proyek lanjutan pembangunan pelabuhan Pakdai Teluk Selahang, yang selama ini sudah banyak makan korban karena jatuh. Sebab pelabuhan ini tidak kuat hanya terbuat dari kayu, dan merupakan satu-satunya pintu masuk menuju Teluk Selahang Kecamatan Bunguran Utara, papar Mustamin.

Selanjutnya ada proyek lanjutan pembangunan pelantar beton Kelarik tengah masih menggantung, dan proyek lanjutan pembangunan pelabuhan Siwa Kelarik juga belum selesai pembangunannya, jelas Mustamin.

Untuk kecamatan Pulau Tiga ada proyek lanjutan pembangunan pelabuhan perintis desa nyet-nyet, Pembangunan pelabuhan turun naik masyarakat di Selat Lampa dan pembangunan jalan linkar desa Sabang Mawang. Sedangkan untuk Kecamatan Pulau Laut, ada proyek lanjutan penyelesaian pembangunan pelabuhan perintis dan pengadaan kapal cepat untuk kecamatan. “ Saya berharap proyek-proyek yang belum selesai ini bisa dilanjutkan oleh pemerintah daerah pada tahun anggaran 2013 mendatang,”.

Tidak kalah pentingnya, bakal jadi catatan dan masukan kepada pemerintah daerah menyangkut masalah pelelangan tender proyek yang sering molor dan waktu kerjanya sangat mepet. “ kita berharap kedepan kepada pemerintah daerah, setelah anggaran APBD Natuna disahkan, proyek-proyek secepatnya dilelang atau ditender, agar pengerjaanya selesai tepat waktu dan tidak ada lagi mengalami keterlambatan. Agar tidak menjadi alasan, proyek tidak selesai karena waktu mepet.

Mustamin menambahkan pada tahun 2013 mendatang ada program baru, diusulkan oleh pemerintah daerah berupa bantuan langsung tunai kepada masyarakat kurang mampu, untuk dibahas dan mendapat persetujuan dari DPRD Natuna. “ Bupati Natuna mengusulkan kepada kita, pada tahun 2013 nanti masyarakat yang kurang mampu diberikan bantuan langsung berupa uang tunai, disebut dengan istilah BTL ( Bantuan Tunai Langsung ) untuk rumah tangga miskin atau masyarakat kurang mampu,” kata Mustamin. Menanggapi usulan tersebut, Mustamin menyebutkan DPRD Natuna akan memperjuangkan usulan ini, agar masyarakat Natuna yang kurang mampu bisa terbantu dan menikmati dana APBD.

Dikatakannya, program BTL, sudah ada MoU KUA PPAS antara Pemkab Natuna dengan DPRD Natuna. Diprediksi tahun 2013 nanti ada sekitar 1700 KK (Kepala Keluarga) yang akan menerima bantuan langsung dari pemerintah daerah secara tunai. Kendati demikian, DPRD Natuna masih punya PR, berat agar program BLT ini dapat berjalan baik. Kita akan libatkan Pemerintah setempat agar pendataan keluarga yang berhak untuk mendapat, dapat didata secara akurat. Intinya program ini akan kita lakukan bagi mereka, yang ekonominya lemah.

Untuk tenaga honor, DPRD akan mengusulkan, kenaikan honor PTT dan GTT. Hal ini dilakukan, agar penghasilan PTT dan GTT, setara dengan UMK Natuna. Dengan demikian, mereka lebih giat lagi untuk melaksanakan tugasnya.

Di akhir pertemuan dengan nya Tidak lupa lelaki bergelar S2 ini, meminta dukungan dari masyarakat, LSM, dan rekan wartawan agar sama-sama melakukan control social demi tercapainya visi misi Bupati Natuna, yakni Sejahtra, Merata dan Seimbang, tutupnya. >>Roy

Related posts