Kerja Bhakti Satgas Adipura Bersama Masyarakat Peduli Lingkungan

Trenggalek,(MR)

RATUSAN masyarakat dari beberapa elemen mulai dari PNS, masyarakat, LSM, partai politik, PKK Kabupaten Trenggalek dan Dharma Wanita Persatuan tampak berbaur dalam apel satgas adipura dalam rangka kerja bakti bersama masyarakat peduli lingkungan pada Kamis pagi kemarin yang bertempat di Alun-Alun Kabu-paten Trenggalek

Menurut Wakil Satgas peduli lingkungan S.Akbar Abbas, SE, MM dalam laporan-nya mengatakan bahwa kegia-tan ini merupakan ungkapan niat tulus dari beberapa elemen masyarakat Trenggalek yang mencintai Trenggalek. Dengan adanya aksi demo masyarakat Munjungan tentang rusaknya jalan Kampak-Munjungan pada Senin (2/4) lalu yang berjalan anarkis dan menyebabkan kerusakan dibeberapa fasilitas di pendopo seperti pot bunga.

Menurut S.Akbar Abbas, SE, MM beberapa elemen masyarakat ini ingin ungkapkan keprihatinannya dengan bergo-tong royong memberikan ban-tuan untuk fasilitas yang me-ngalami kerusakan. “Masing-masing elemen masyarakat ini akan sumbangkan pot bunga sehingga Kabupaten Trengga-lek kembali raih Piala Adipura,” ungkap S.Akbar Abbas, SE,MM. yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupa-ten Trenggalek.

Secara simbolis, sekitar 340 pot tersebut diserahkan oleh masing-masing perwakilan elemen masyarakat kepada Bupati Trenggalek, Dr.Ir.Mul-yadi WR, MMT.

Dari total pot bunga yang  disumbangkan oleh  PDI perjuangan sejumlah 50 pot , PKB sejumlah 40 pot bunga, LSM gema Bhayangkara sejum-lah 10 pot bunga, Satgas Adipura dari 5 kelurahan dan 3 desa sejumlah 50 pot, PKK sejumlah 40 pot, Asosiasi Wartawan Mingguan 40 pot, Suporter sepakbola laskar gajah putih 10 pot, paguyuban Kepala SMP dan SMA sejumlah 50 pot, Dinas pendidikan dan kebu-dayaan 5 buah pot, Kepala desa 5 pot serta Camat sejumlah 15 pot. Tak ketinggalan Dharma Wanita Persatuan pemkab Trenggalek 2 pot serta Anggota DPRD provinsi jawa Timur, Sirmaji   sejumlah  20 pot.

Bupati Trenggalek, Dr.Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya ungkapkan terimakasihnya. “Saya sangat berterimakasih kepada saudara sekalian, ternyata masih ada masyarakat yang peduli ter-hadap lingkungan,” imbuhnya.

Menanggapi aksi demo masyarakat Munjungan bebe-rapa waktu lalu yang berujung anarkis dengan pengrusakan beberapa fasilitas negara, Bupati ungkapkan keprihati-nannya. “ Seharusnya kita ikut berpartisipasi membangun Trenggalek sehingga bisa lebih maju bukan dengan cara meru-sak,” ujarnya.

Menurut Bupati menyam-paikan aspirasi merupakan hak setiap elemen masyarakat, namun Bupati berharap agar dilakukan dengan cara yang lebih simpatik, santun dan beradab. Untuk Jalan Kampak Munjungan yang menjadi keluhan masyarakat.

Bupati mengatakan bahwa Pemkab Trenggalek telah menganggarkan perbaikan mencapai 10 milyar. Selain itu, pembangunan JLS dan bendu-ngan Tugu juga sudah menjadi prioritas pembangunan. Namun masyarakat dihimbau untuk lebih bersabar karena keduanya masih dalam proses dan me-merlukan perjuangan. “Semoga Kabupaten Trenggalek menjadi Kabupaten yang lebih maju, sejahtera dan berakhlaq,” pungkasnya.

Usai apel, beberapa elemen masyarakat ini menggelar kerja bakti di sekitar alun-alun dan beberapa jalan protokol di Trenggalek. >>Mlr/Kim

Related posts