Kepala Markas Dan Kepala Unit Tranfusi Darah Pmi Cabang Kuningan Resmi Dilantik

Kuningan, (MR)
Pada hari kamis 19 Desember 2017 bertempat di Markas PMI Kabupaten Kuningan Jalan raya Ciloa Kuningan, Kepala Markas dan Kepala Unit trasnfusi darah PMI Cabang Kuningan resmi dilantik bupati Kuningan, Acep Purnama. Mereka yang dilantik adalah Kepala Markas PMI dr. Dedi dan Kepala Unit Transfusi darah Yusef. Pelantikan yang dilakukan di aula PMI Kuningan tersebut dihadiri oleh jajaran dewan kehormatan PMI Kabupaten Kuningan, Ketua PMI Kecamatan, serta seluruh jajaran pengurus dan Staf PMI Kabupaten Kuningan.

Bupati Acep dalam sambutannya mengharapakan kepada kepala markas PMI dan UTD PMI Kuningan untuk dapat bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas serta melakukan yang terbaik untuk mendorong berbagai kemajuan tugas-tugas kemanusiaan yang sudah barang tentu dibawah koordinasi jajaran pengurus PMI Kabupaten Kuningan.
Harapan ini saya sampaikan karena banyak pekerjaan rumah yang harus segera diurai, ditindak lanjuti, dan dilakukan baik oleh kepala markas maupun kepala UTD yang baru dilantik. Saya berharap semua dapat bergerak cepat untuk merancang sekaligus menjabarkan prograam-program dan kebijakan strategis pengurus PMI Kabupaten Kuningan untuk memastikan berjalan optimalnya peran-peran PMI di tengah masyarakat Kabupaten Kuningan.

Salah satu peran tersebut adalah bagaimana PMI dapat memaksimalkan perannya untuk mampu menjalankan misi-misi kemaanusiaan dan memerankan diri sebagai lembaga kemanusiaan dan memerankan diri sebagai lembaga kemanusiaan yang selalu aktif daan peduli terhadap berbagai upaya penanganan masalah kemanusiaan.

Sementara itu, kepala markas dan Kepala UTD PMI setelah selesai dilantik menjelaskan bahwa di Kabupaten Kuningan dalam sebulan membutuhkan sekitar 1200 labu darah, untuk kita akan berupaya terus menerus mensosialisasikan donor darah sukarela sehingga kedepan diharapkan donor darah menjadi budaya serta gaya hidup dikalangan masyarakat. “Tugas dan tanggung jawab ini akan terus digalakan untuk mencapai tujuan ini karena antara permintaan darah dan ketersediaannya belum berbanding lurus” jelas Kepala Markas dr. Dedi saat dimintai penjelasannya. >>Irwan/Hum

Related posts