Kemendiknas Gagas Kalender Tetap Pelaksanaan UN

Bogor (MR)

Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Nasional, mengga-gas jadwal tetap pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk memudahkan siswa, guru, sekolah, orang tua siswa dan semua pihak yang berkepen-tingan dengan UN.

Kepala Balitbang Kemen-terian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Prof Dr Khairil Anwar Notodiputro MS di Bogor, Sabtu, mengatakan, selama ini Kemdiknas belum memiliki jadwal tetap terkait pelaksanaan UN. “Ujian Nasio-nal diselenggarakan setiap tahun. Karena itu, Kemdiknas perlu menetapkan jadwal tepat waktu pelaksanaan UN untuk memudahkan semua pihak,” papar Prof Khairil Anwar Notodiputro kepada wartawan di sela-sela Lokakarya Nasional “Manajemen Penyelenggaraan Ujian Nasional 2012: Pening-katan Kualitas, Akseptabilitas dan Kredibilitas Ujian Nasio-nal” di Bogor.

Lokakarya nasional manaje-men penyelenggaraan UN 2012 dilangsungkan di Hotel Salak, Jalan Juanda, Kota Bogor, mulai Jumat hingga Minggu, yang digagas bersama oleh Balitbang Kemdiknas dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dalam lokakarya yang diikuti 166 peserta dari berbagai ins-tansi terkait UN dan daerah se-Indonesia tersebut mengemuka diskusi mengenai perlunya Kemdiknas menetapkan jadwal tetap pelaksanaan UN.

Pada tahun-tahun sebelum-nya, ujian nasional biasanya diselenggarakan sekitar bulan April. Namun, karena tidak ada jadwal tetap tahun yang bersifat mengikat, persoalan tersebut kerap dikeluhkan oleh orang tua siswa maupun guru. “Kami mendapatkan masukan banyak orang tua, guru maupun siswa yang selalu cemas menunggu kepastian waktu pelaksanaan UN. Masukan ini akan menjadi bahan diskusi untuk dirumuskan dalam kebijakan yang akan ditetapkan Kemdiknas,” papar Prof Khairil.

Oleh karena itu, mulai 2012 Balitbang akan memberikan masukan kepada Mendiknas agar mengeluarkan jadwal tetap pelaksanaan UN pada setiap tahunnya. “Kami akan membe-rikan masukan kepada Pak Men-teri, agar mulai 2012 ditetapkan jadwal tahunan penyelengga-raan UN,” ujar Khairil.

Ia mengutarakan, pihak Balitbang beserta BSNP dan berbagai lembaga terkait UN sedang mendiskusikan menge-nai tanggal yang akan dijadikan jadwal tetap pelaksanaan UN tiap tahun. “Kami akan memba-has isu ini secara matang. Ter-masuk juga akan mempertimba-ngan masukan dari berbagai pihak, baik dari DPR, DPD, dewan pendidikan, asosiasi guru, media massa, LSM hingga lembaga keagamaan,” ujar dia. (Ida)

Related posts