Lampung Utara, (MR) – Banyak Ibu Rumah tangga di wilayah Kabupaten Lampung Utara pada menjerit akibat gas elpiji bersubsidi tabung melon ukuran 3 kg langka dari pasaran, akibatnya banyak warga di Lampung Utara kesulitan untuk memasak karena dampak dari kelangkaan gas tersebut, kalau pun ada namun harganya selangit dengan kisaran harga Rp.2.5000/tabungnya, jauh dari harga normal biasa Rp.16.500 di tingkat agen dan Rp.19.000 – 20.000 di tingkat pedagang.
Ibu Tiya warga Jl.Garuda Kel. Kota Alam Kec. Kotabumi Selatan ketika di wawancari di kediamannya (Rabu 18/10/2017), mengaku kalau sudah beberapa minggu ini sangat sulit mencari gas tabung melon ukuran 3kg tersebut, “ia mas sangat sulit akhir-akhir ini mau beli gas elpiji ukuran 3 kg yang tabung melon harus keliling- keliling dulu kewarung-warung yang jauh, itu pun kalau ada harganya sangat mahal dari biasanya Saya beli Rp.16.500 di tingkat agen dan di warung Rp.18.500 dan kini melambung jauh banget harga nya Rp.25000 dan ini sangat menyulitkan kami masyarakat kecil. Harapan Saya agar pemerintah memperhatikan hal ini,” ucapnya.
Di lain sisi sampi saat berita ini di buat belum di ketahui pasti apa penyebab dari kelangkaan gas elpiji tersebut, ketika di sambangi di salah satu agen besar di Lampung Utara yakni PT Usman Cahaya Mandiri yang beralamatkan di Jl. Kapten Dulhak No.34 Kotabumi, guna di mintai keterangannya di gudang sekaligus bersebelahan dengan rumah sang pemiliknya, usaha agen gas elpiji tersebut terlihat sepi, hanya saja terpampang tulis besar di pintu gerbang masuk gudang tersebut yang Bertuliskan “sedang tutup gas elpiji sedang habis”. >>Yudi Irawan
