Karawang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Jawa Barat ke-23

Wakil Gubernur Jawa Barat, Yusuf M. Effendi saat Rakorda LPTQ Jawa Barat 2011 di KarawangKarawang, (MR)

Pemerintah Daerah, Lem-baga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), dan masyarakat Kab. Karawang menyatakan siap menjadi tuan rumah penye-lenggaraan Musabaqah Tila-wati Quran (MTQ) Ke-32 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2012. Kesiapan tersebut tersirat dalam kegiatan expose dihadapan Wakil Gubernur Jawa Barat, Yusuf M. Effendi serta jajaran LPTQ Provinsi dan LPTQ se-Jawa Barat di Gedung Singaperbangsa Lt. III, Pemda Karawang, Selasa (18/10).

Guna menyambut event tersebut, Kab. Karawang telah menyiapkan 12 venues arena pertandingan. Lokasi tersebut adalah Lapang Karang Pawitan, Masjid Agung Karawang, arena olahraga Galuh Mas, Gedung KNPI, Masjid Raya Puri Teluk-jambe, Masjid Baiturrahman Adiarsa, Masjid Al-Kasiah Kosambi, GOR Panatayudha, Gedung SDN Nagasari XII dan Karawang Kulon II, Aula Husni Hamid Pemda, serta Gedung Singaperbangsa Pemda.

Selain venues, sejumlah lokasi penginapan bagi masing-masing kafilah Kab/Kota dan sekretariat panitia provinsi dan local pun turut disiapkan. Sedikitnya 33 hotel yang ada di Kab. Karawang telah disiapkan guna keperluan tersebut. Di samping itu, Kabupaten Kara-wang pun akan menyiapkan sarana teknologi informasi serta layanan kesehatan bagi para dewan hakim, kafilah, maupun pihak lain yang membutuhkan.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Yusuf M. Effendy mengatakan, kegiatan MTQ bukan hanya kegiatan biasa, melainkan kegiatan yang didalamnya terdapat nilai ibadah. Untuk itu, Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Karawang, serta seluruh masyarakatnya yang telah menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan MTQ Provinsi Jawa Barat Ke-32,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Gubernur yang biasa disapa Dede Yusuf tersebut mengatakan, terlepas dari kesiapan tersebut, kita perlu mereview kembali penye-lenggaraan MTQ maupun STQ (Seleksi Tilawatil Quran) tahun-tahun sebelumnya. Pada MTQ Nasional di Bengkulu, Jawa Barat meraih Juara Umum, sedangkan pada MTQ selanjut-nya di Banjarmasin kita berada di posisi 7, dibawah kafilah dari Papua. “Ini hendaknya jadi pemikiran guna diperbaiki letak kesalahannya, apakah pada ulama, dewan hakim, pemerin-tah daerah, ataukah system yang ada,” tuturnya.

Dede Yusuf melanjutkan, terdapat 2 hal yang menjadi tujuan dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi, yaitu untuk mencetak kafilah yang terbaik, dan mensukseskan penyelenggaraan MTQ, yang salah satu indikatornya adalah terselenggaranya syiar Islam kepada masyarakat. “Dari penyelenggaraan sebelumnya, banyak masyarakat tuan rumah yang tidak tahu bahwa di daerahnya tengah berlangsung kegiatan MTQ,” jelasnya.

Kaitan dengan hal tersebut, Dede Yusuf mengharapkan pengalaman pada penyeleng-garaan MTQ sebelumnya terse-but hendaknya direview dan diperbaiki kembali. Salah satu-nya adalah dengan menetapkan tema besar MTQ yang memiliki kaitan dengan masyarakat sekitar, serta mensosialisasikan MTQ melalui penempatan spanduk dan baliho jauh-jauh hari sebelumnya. “Selain itu, Penyelenggaraan MTQ hendaknya juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kara-wang, H. Ade Swara mengata-kan, Kabupaten Karawang telah memiliki pengalaman dalam hal menyelenggarakan event bertaraf provinsi, karena pada tahun 1994 telah ditunjuk dan sukses dalam menyeleng-garakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Jawa Barat dan menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) pada tahun 2006.

Disamping memiliki penga-laman dalam hal penyeleng-garaan event-event tingkat provinsi, lanjut Bupati,  Kara-wang memiliki sarana dan prasa-rana yang representative serta sumber daya daerah yang memadai. “Untuk itu, Insya Allah Pemerintah Kabupaten Karawang akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyelenggarakan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 mendatang,” tambahnya. >>Amd/Jen

Related posts