Kades Subang Bukannya Dikenang Malah Jadi Korban “Politik” Pilkades

Kuningan, (MR) – E. Sumarda adalah sosok seorang pemimpin yang banyak berjasa dalam pengabdiannya selama 14 tahun menjadi kepala desa Subang Kecamatan Subang Kabupaten Kuningan. Sejak diangkat menjadi Kepala desa Subang pada tahun 2003, desa ini mengalami banyak kemajuan diberbagai bidang. Hal demikian tidak lepas dari cara kepemimpinan E. Sumarda dalam memberikan pemahaman yang baik kepada para perangkat desa. Sehingga perangkat desa Subang menjadi perangkat desa yang handal dan bertanggung jawab terhadap tugasnya masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan.

Alhasil desa Subang sebagai desa induk/ibu kota Kecamatan mengalami banyak perkembangan dan kemajuan diberbagai sektor. Terutama disektor infrastruktur yang banyak berubah dari sebelumnya. Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa benar-benar dimanfaatkan pemdes subang dengan baik di era kepemimpinan Sumarda untuk membangun desa.

Kemajuan pembangunan desa subang yang sangat dirasakan masyarakat antara lain, pembangunan balai desa Subang yang menyatu dengan gedung serbaguna yang refresentatif, pembangunan TPT jalan sepanjang hampir 1000 meter dengan tinggi 3 meter, pembangunan pasar subang, pembentukan Bumdes yang sering dijadikan percontohan desa lain, pembangunan infrastruktur jalan lingkungan, pembangunan dan pengelolaan sarana air bersih. “Semua pembangunan di desa subang terlaksana berkat kerja keras dan kerjasama antara perangkat desa dan BPD serta masyarakat subang.

Sebab tanpa peran serta aktif dari semua elemen, pembangunan desa subang tidak mungkin bisa terlaksana dengan sukses. Makanya menjelang berakhirnya masa kepemimpinan saya sebagai kepala desa, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pemerintahan desa subang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, terutama kepada masyarakat subang pada umumnya dan pemerintahan kabupaten Kuningan yang telah mendukung kami” ucap Sumarda saat ditemui MR di ruang kerjanya rabu (27/09/2017).

Lebih jauh Sumarda menambahkan bahwa desa Subang juga merupakan desa pembayar PBB terbaik menurut versi BAPENDA (yang dulu dispenda) kabupaten Kuningan. Hal demikian disebabkan desa subang merupakan penyetor PBB terbesar dan tepat waktu se-kabupaten Kuningan. Berkat kemajuan diberbagai sektor pada tahun 2015 desa subang berhasil meraih penghargaan sebagai juara I lomba desa tingkat Kabupaten dan berhak mewakili kabupaten Kuningan dalam lomba desa tingkat provinsi.

Di tingkat provinsi desa subang berhasil mengharumkan Kabupaten Kuningan dengan menjadi juara IV lomba desa tingkat provinsi. Mengutip pembicaraan Acep Purnama (saat masih menjadi Wabup Kuningan), “desa Subang mengalami lompatan skor dalam kurun waktu tahun 2014-2015, jadi bukan hasil akhir dari kegiatan pembangunan yang menjadi penilaian utama, namun semangat perubahan kearah yang lebih baik dan proses menuju kemandirian itulah yang menjadi pertimbangan utama,” tandasnya.

Menurutnya, lomba desa memiliki manfaat yang sangat besar bagi desa, bukan sekedar memperoleh predikat juara namun yang terpenting adalah mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat secara aktif dalam rangka meniingkatkan dan mempercepat perwujudan kesejahteraan masyara-kat, meningkatkan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan menuju desa yang kuat demokratis, maju, sejahtera, mandiri, dan tidak meninggalkan jati dirinya.

Namun hal yang sangat disayangkan menjelang berakhirnya masa jabatan E. Sumarda sebagai kepala desa Subang di tahun 2017 ini, menjelang Pilkades, Sumarda diduga menjadi korban politik pilkades. Berbagai isu negatip yang tidak bisa dipertanggung jawabkan menerpa saya menjelang pendaftaran calon kepala desa Subang. Diantaranya, ada yang menyangka bahwa kepala desa selalu disetir oleh perangkat, keuangan yang tidak transparan dan keinginan dari pihak tertentu akan adanya perubahan padahal hal tersebut tidak benar adanya.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi saya untuk mengurungkan niat mencalonkan lagi menjadi kepala desa subang. Padahal secara aturan masih bisa satu periode lagi”, keluh Sumarda. Menjelang dilantiknya kepala desa yang baru, masih Sumarda secara lapang dada akan menyerahkan jabatan kelapa desa dan berharap dibawah kepemimpinan yang baru mudah mudahan desa subang bisa jauh lebih baik lagi. >>Irwan

Related posts