Azadin : Prabumulih tidak layak dapat Piala Adipura
Prabumulih,(MR)
MENYUSUL dengan tercanangkanya Kota Prabumulih sebagai Kota Peraih pialaAdipura kategori Kota terbersih, yang menyusul kabupaten dan Kota yang ada di Sumatera Selatan lainnya yang telah lebih dahulu mengemas piala nominasi tersebut, Pemerintahan Kota Prabumulih bersama dengan seluruh dinas,badan dan kantor se-Kota Prabumulih akan mengadakan gotong royong kerja bakti yang di fokuskan pada Midian jalan sepanjang jalan jendral sudirman, yang di mulai sekitar pukul 07:30 Wib, hari Jum’at pekan lalu.
Walikota Prabumulih melalui Kepala Bagian Humas Drs.Mulyadi Musa,M.Si kepada koran ini mengatakan bahwasannya, di adakan kerja bakti pembersihan seluruh instansi dinas, kantor, dan badan yang ada di Lingkungan Kota Prabumulih.
Di tambahkannya, kebersihan yang dilakukan oleh para pegawai ini, sebenarnya memang kerap dilakukan oleh Pegawai pemerintahan Kota Prabumulih sebagai Kebersihan rutin di hari Jum’at oleh masing-masing dinas, badan dan Kantor masing-masing, namun kali ini diadakan secara serentak. ungkapnya.
Mulyadi sedikit membantah kebersihan tersebut dikaitkan dengan arak-arakan piala Adipura, dikatannya bahwasannya memang selama ini Kota Prabumulih sebagai Kota yang mempunyai motipasi terhadap kebersihan lingkungan.
Anggapan berbada dilontarkan Ketua Aliansi Lembaga Suadaya Masyarakat Kota Prabumulih Azadin Arianto, Pada kamis (06/08), Azadin Arianto beranggapan bahwasannya Kota Prabumulih belum layak terbilang Kota yang bersih, dan apalagi sampai mendapatkan nilai Adipura tersebut, sebab menurutnya, lingkungan sekitar Prabumulih masih sangat memperihatinkan tentang kebersihannya, yang di tegaskannya kepada koran ini bahwasannya Prabumulih tidak layak memperoleh piala Adipura, katanya sembari memberi kode tentang kekumuhan Kota Prabumulih. >> Alex
